KEMATIAN WANITA DI HOTEL BUMI ASIH JADI PRIORITAS POLRES TAPTENG

Kematian wanita berwajah cantik di Hotel Bumi Asih Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah , Jumat (31/8/2012), tahun lalu, tetap menjadi perhatian serius aparat kepolisian setempat.

Pihak Polres Tapanuli Tengah mengaku menjadikan dugaan kasus pembunuhan ini sebagai prioritas untuk segera menemukan kejelasan apakah wanita bernama Sri Rahayu alias Wanda (27) ini tewas dibunuh ataukah ada penyebab lain.

“Saya tetap memotivasi anggota untuk mengungkap kasus yang memang sudah menjadi prioritas kami,” kata Kepala Polisi Resor Tapteng AKBP Misnan SIK SH MH di ruang kerjanya, Kamis (14/2). Kami akan terus menyelidiki kasus ini hingga terduga pelaku pembunuh wanita yang ditemukan tergantung di besi gorden hotel itu terungkap,” tambah Misnan.

“Saya melihat berkas pemeriksaan yang telah dilakukan sebelumnya belum menyentuh, maka saya tetap memacu anggota untuk terus mendalami kasus ini. Kematian korban tidak bisa kita tolerir, kalau tidak, kasus seperti ini akan terjadi lagi, sehingga saya harus mencari titik terang agar kasus kematian korban sekali lagi dapat segera terungkap,” sebut Misnan.

Lebih lanjut Misnan mengatakan, untuk mempermudah proses penyelidikan pihaknya akan menerima setiap informasi dari masyarakat yang berkaitan dengan kasus tersebut.

“Tolong diinformasikan kepada kami atau langsung kepada saya jika mengetahui pelaku. Kami jamin saksi pasti akan kami lindungi, bila perlu rumahnya kami jaga,” harap Misnan.

Dalam kasus ini, Kapolres telah menekankan kepada anggotanya supaya mereka “merah putih”. Artinya, berjuang dulu dan semangat untuk mendalami kasus ini, agar pelaku yang menyebabkan kematian Wanda bisa terungkap.

“Siapapun pelakunya saya berharap supaya dapat menyerahkan dirinya kepada polisi, sebab dia telah menghilangkan nyawa orang. Saya mempunyai prinsip pembunuhnya dapat di sidangkan di pengadilan.

Pelakunya harus dihukum sesuai dengan perbuatannya, karena dia telah membunuh orang. Nyawa manusia sangat penting, maka hal seperti ini tidak boleh kita biarkan, sebab efeknya sangat luas,” imbuh Misnan.

Kapolres berjanji akan mengupayakan semaksimal mungkin agar pelaku bisa tertangkap. Selain itu, Kapolres juga mengharapkan kepada masyarakat untuk dapat membantu polisi dalam memberikan kontribusi informasi terkait kasus ini. (HAS)
sumber : harianandalas

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *