HARGA TBS DI SUBULUSSALAM MEMBAIK

Subulussalam, (Analisa). Harapan petani kelapa sawit di Kota Subulussalam agar harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit membaik nampaknya mulai terwujud. Harga TBS kini berangsur membaik dari Rp850 menjadi Rp1000/kg setelah dalam setahun terakhir anjlok.
“Sekarang harga TBS sudah mulai membaik walaupun belum mencapai harga maksimal seperti setahun lalu yaitu Rp1.500/kg,” kata petani sawit, Idawati Daulay, kepada Analisa, Rabu (13/2).

Pengamatan Analisa, meski harga TBS di tingkat petani sudah mencapai Rp 1.000/kg, namun tidak semua petani di “Bumi Sadakata” ini bisa menikmati rezeki itu karena harga itu hanya berlaku bagi daerah yang tidak jauh dari jalan raya atau lokasi pabrik. Harga TBS saat ini masih bervariasi tergantung lokasi jangkauan agen pengumpul.

Meski begitu, para petani tetap mengaku gembira dan bahagia atas kenaikan ini walaupun harga TBS belum berimbang dengan biaya yang dikeluarkan untuk perawatan kebun. Para petani berharap harga TBS perlahan-lahan meningkat hingga di atas Rp 1.500/kg.

“Jika harga TBS bisa mencapai Rp1.500/kg atau lebih, baru seimbang antara biaya pengeluaran dan pendapatan,” ungkap petani sawit lainnya, ungkap Hendra.

Menurut Hendra, kenaikan ini pantas disambut bahagia petani sawit di Subulussalam karena selama ini petani cukup menderita akibat harga TBS yang anjlok hingga mencapai Rp 650/kg. Beruntung, pada November 2012, harga TBS berangsur membaik menjadi Rp850/kg dan sekarang sudah Rp 1.000.

Membaiknya harga TBS ini diharapkannya dapat memperbaiki ekonomi masyarakat daerah tersebut karena mayoritas masyarakat di daerah ini hanya mengandalkan komoditas kelapa sawit sebagai mata pencahariannya. Jika harga TBS tidak stabil laju perekonomian masyarakat pun akan tersendat. (sdr)
sumber: analisadaily

This entry was posted in Berita, Informasi AgriBisnis. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *