PEMDA DIHARAPKAN REKRUT PLKB

Medan-andalas Pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten/Kota diharapkan memperhatikan kebutuhan tenaga Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB), dengan merekrut CPNS untuk ditugaskan sebagai penyuluh KB.

“Penyuluh KB merupakan ujung tombak dilapangan sesuai dengan kebutuhan bahwa ratio satu orang PLKB/PKB membina dua desa/kelurahan serta didukung dengan anggaran yang memadai,” ujar Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho diwakili Sekda Provsu, Nurdin Lubis pada Rakerda Pembangunan Kependudukan  dan Keluarga Berencana Provinsi Sumut di Hotel Madani Medan,Selasa (12/2).

Dikatakannya, pembangunan kependudukan dan keluarga berencana juga menyentuh terhadap terhadap pengentasan kemiskinan, pengurangan jumlah pengangguran, peningkatan pendidikan, meningkatkan derajat kesehatan keluarga, kualitas lingkungan serta peningkatan berbagai sarana dan prasarana yang mendukung kualitas hidup masyarakat.

Kepada peserta Rakerda, Plt Gubsu berpesan agar menyukseskan program kependudukan dan keluarga berencana, membangun kemitraan dengan berbagai pihak. Selain itu melakukan evaluasi pelaksanaan program kependudukan dan KB dan gali berbagai masukan konstruktif.

“Pengelola program kependudukan dan KB tetap bersemangat tinggi dan terus menerus melakukan advokasi dan sosialisasi kebijakan kepada pemerintah daerah. Aktif dalam mencapai tujuan MDGs tahun 2015,” katanya.

Sementara Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumut drg Widwiono MKes mengatakan dari hasil analisis SDKI 2012 dan pengamatan lapangan, pihaknya telah mengidentifikasi beberapa isu strategis yang perlu mendapatkan dukungan komitmen politis dari Gubernur, Bupati/Wali Kota serta DPRD Sumut maupun DPRD kabupaten/kota.

Juga komitmen operasional dari seluruh stakeholder yang ada yaitu Stagnasi TFR (Total Fertility Rate) dan CPR di tingkat nasional memang menjadi catatan merah bagi kinerja BKKBN.  “Meskipun TFR Sumut turun dari 3,8 menjadi 3,0 namun kita masih dituntut untuk terus dapat menurunkan TFR menjadi 2,2,” katanya.

Khusus Provinsi Sumatera Utara, sambungnya, tahun 2012 telah berhasil mendapatkan Akseptor KB Baru sebanyak 424.583 atau 109,6 persen dari perkiraan permintaan masyarakat sebesar 387.310 akseptor.

Dalam Rakerda itu, Sekda Provsu Nurdin Lubis melantik Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IpeKB) Perwakilan BKKBN Sumut yang dipimpin Anthony Ssos.

“Sosialisasi dan advokasi dilakukan dengan mempopolerkan penggunaan kontrasepsi modren dan membangkitkan kesadaran masyarakat untuk tercegahnya kehamilan yang tidak diinginkan bagi keluarga yang tidak ingin punya anak lagi atau menunda kelahiran berikutnya,” ujar Nurdin Lubis seraya memberikan selamat kepada pengurus IPeKB Sumut tahun 2012-2017 yang baru.

Sementara itu, ketua IPeKB Sumut, Anthony S.Sos mengatakan jabatan yang dipegangnya adalah sebuah tanggung jawab yang harus dijalani.

“Siapapun yang menjabat itu tidak jadi soal, karena jabatan itu merupakan sebuah tanggung jawab yang harus dijalankan, tetapi dengan terpilihnya saya sebagai ketua, saya siap menjalankan tugas itu dengan sebaik-baiknya,” tegasnya. (YN)
sumber : harianandalas

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *