PACAR ALMARHUM THIN TING PESIMIS

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Pacar Thin Ting ragu kepolisian bisa cepat menangkap penjambret yang menyebabkan kekasihnya koma dan akhirnya meninggal dunia, Selasa (12/2/2013).

“Saya dengar polisi sudah mengambil rekaman CCTV yang ada di dekat lokasi kejadian. Tapi, menurut saya ini akan panjang penyelidikannya,” kata pria yang tidak bersedia menyebutkan namanya itu saat dijumpai Tribun di RS Materna.

Ting-Ting dijambret di Jalan Ahmad Yani saat naik becak dengan ayahnya menuju Stasiun Besar Kereta Api Medan, Jumat malam (8/2/2013). Ting-Ting (26) dan ayahnya, Long San (68),  hendak kembali ke kampungnya di Aek Kanopan untuk merayakan Hari Imlek.

Karena mempertahankan tasnya dari jambret dari dalam becak, Thin-Ting terhempas aspal dan mengalami luka parah di bagian kepala, paru-paru, dan tulang punggung. Ia sempat menjalani perawatan intensif selama empat hari, namun dinyatakan meninggal dunia Senin pagi tadi.

“Saya menduga ini upaya pencurian yang gagal. Sampai pukul 11 ponselnya masih bisa saya hubungi, namun tidak diangkat,” katanya.

Keluarga tidak mengetahui apakah penjambret mengambil uang dan braang berharga milik lajang 26 tahun itu, namun, sehari setelah dibawa penjambret tas itu dikembalikan oleh seseorang yang menemukan dompet tersebut.
sumber: medan.tribunnews

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *