BNPB: KM 80-100 TOL CIPULARANG DAERAH RAWAN LONGSOR

Jakarta – – Hujan deras menyebabkan longsor tebing sehingga menutup 3 ruas jalan di tol Cipularang Km 100 arah Bandung ke Jakarta sepanjang sekitar 100 malam ini. Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, menyatakan Km 80-100 memang rawan longsor.

“Ruas jalan tol Cipularang sepanjang Km 80 sampai Km 100 merupakan daerah rawan longsor. Beberapa kejadian longsor pernah terjadi di ruas jalan tersebut seperti di Km 84, Km 92,4, Km 96,8, Km 98,4 dan sebagainya,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, dalam keterangannya, Selasa (12/2/2013).

Menurutnya, kondisi batuan yang labil dengan tipe longsoran bertipe merayap sering menimbulkan longsor. Batuan ini terdapat di sekitar Km 84 di Kampung Ciganea, Jatiluhur.

“Kontur tanah yang labil juga mengakibatkan tebing rawan longsor,” ujarnya.

Sutopo menuturkan, mengingat masih tingginya curah hujan hingga akhir Maret 2013, dikhawatirkan akan mengakibatkan longsor susulan di sepanjang ruas tol Cipularang.

“Untuk itu kepada pengguna jalan baik dari Jakarta menuju Bandung maupun sebaliknya diimbau berhati-hati saat melintasi tol Cipularang,” kata Sutopo.

Sementara longsor yang berada di Km 100 Desa Sawit, Kec Darangdan, Kab Purwakarta, Jabar. Saat ini masih diupayakan perbaikan oleh kepolisian dan Jasa Marga.

Tinggi material longsor yang mencapai 2-3 meter menyebabkan hanya ada satu ruas yang bisa digunakan oleh pengendara. Untuk mengatasi kemacetan, kendaraan dialihkan di pintu tol Padalarang dan Cikamuning.

“Alat berat diupayakan di lokasi untuk membersihkan material. Hujan dan malam hari menjadi kendala pembersihan longsor. Hingga saat ini belum ada korban jiwa,” kata Sutopo.
sumber : detik.com

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *