APK PTPN III KEBUN SEI SILAU KECAM ASISTEN AFDELING IV

Seputar Pelaksanaan Estetika Sawit

Kisaran-andalas Asisten Personalia Kebun (APK) PTPN III Kebun Sei Silau, Indra Kelana mengecam Asisten Afdeling IV Bambang Surianto di kebun yang sama. Terkait keterangannya yang menyebut, bahwa perlakuan estetika terhadap tanaman sawit, menghasilkan dapat mengurangi produksi tanaman dimaksud, merupakan keterangan asisten goblok.

Demikian dikatakan Indra Kelana, saat dikonfirmasi andalas via seluler, Jumat (8/2). Menurut APK, keterangan yang diberikan asisten tersebut merupakan keterangan goblok. Hal ini dikatakan yang bersangkutan berkali-kali.

Pasalnya, tidak mungkin perlakuan estetika dapat mengurangi produksi tanaman sawit. Perlakuan estetika itu hanyalah perlakuan biasa agar tanaman sawit tampak lebih bersih dan rapi. “Sekali lagi saya tegaskan, perlakuan estetika tidak benar dapat mengurangi produksi sawit,”tegas Indra.

Sebelumnya Asisten Afdeling IV PTPN III Kebun Sei Silau, Bambang Surianto saat dikonfirmasi menjelaskan, perlakuan estetika yang diperintahkan pimpinannya tersebut, sejak dari Simpang BOW Tinggi  Raja hingga pajak pekanan sekitar 1 kilometer, dapat mengurangi produksi tanaman sawit yang sudah menghasilkan.

Hal ini, kata Bambang, karena penunasan pelepah daun sawit dilakukan tidak sesuai aturan. Tanaman kacangan maupun rumput yang berada di daerah gawangan tanaman sawit, yang biasanya berfungsi dapat menstabilkan agar tanah yang berada di seputaran tanaman tidak terlalu lembab, tidak didapatkan.

“Ini berpengaruh besar terhadap produktivitas hasil bagi tanaman menghasilkan,”bebernya.

Sementara, Ketua DPP LSM Fokus Syaid Muhsi didampingi Rusdi Sinaga, dari pemerhati kinerja BUMN mengatakan, pernyataan dilontarkan APK Indra Kelana yang menyebut, Asisten Afdeling IV PTPN III Kebun Sei Silau Bambang Surianto, asisten goblok merupakan pernyataan yang tidak mendidik dan cenderung meremehkan.

Padahal, diketahui Bambang Surianto merupakan asisten yang memiliki pengetahuan luas di bidang tanaman sawit sehingga dipercaya Manajemen PTPN III sebagai asisten tanaman, dan kapasitasnya sudah tidak diragukan lagi.

“Keterangannya terkait perlakuan estetika yang dilakukan di Afdelingnya itu dapat merugikan keuangan perusahaan akibat produksi yang menurun, sangat rasional dan tidak mengada-ada,” pungkas mereka.(FAS)
sumber : harianandalas

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *