PABRIK SABU NAMORAMBE PRODUKSI 2 KG SABU PER HARI

Medan-andalas Pabrik sabu rumahan di komplek Johor Baru Bisnis Center (JBBC) Pasar V, Jalan Karya Jaya/Jalan Eka Jaya, Desa Delitua, Kecamatan Namorambe, Deli Serdang, per harinya mampu memproduksi 2 kilogram sabu.

Terungkapnya keberadaan pabrik sabu yang telah beroperasi selama tiga bulan terakhir itu berawal dari ledakan yang terjadi di dalam ruko tersebut. Seandainya tidak terjadi ledakan, bisa jadi keberadaan pabrik sabu rumahan itu bakal aman-aman saja alias tidak ‘tercium’ polisi.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, awalnya petugas mengira peristiwa itu hanya ledakan biasa saja. Namun, setelah polisi memergoki praktik ilegal di dalam ruko tersebut, polisi baru mulai menyelidikinya.

“Nahas mereka aja itu, meledak pabriknya,” sebut Direktur Resnarkoba Poldasu Kombes Toga H Panjaitan, Kamis (7/2) sore di Mapolda Sumut.

Menurutnya Dit Resnarkoba Polda Sumut terus menyelidiki dan mengembangkan penemuan pabrik sabu rumahan itu. Dua orang diamankan dari dalam ruko tersebut, yakni Edo Johan alias Atiam (25) warga Taman Sari II Jakarta Barat dan Warniati alias A Hua (44) warga Komplek Cemara Hijau, Medan.

Saat ini polisi masih memburu Hengky, warga Bandung, yang berperan sebagai penyuplai bahan baku untuk pembuatan sabu di ruko Blok B No 35 di Komplek JBBC, Desa Delitua, Namorambe. Hengky berhasil meloloskan diri setelah ledakan di dalam ruko tersebut terjadi.

“Dia (Hengky, red) masih terus kita kejar,” terang Toga  Panjaitan.

Namun Toga membantah rumor yang menyebutkan pabrik sabu rumahan yang telah beroperasi sejak November 2012 lalu itu mampu menghasilkan sabu hingga 6 Kg per harinya.

“Tidak benar. Pelakunya aja masih amatir. Kemudian, pasokan bahan bakunya masih dalam hitungan kecil dan belum bisa dikatakan produsen profesional,” sebut mantan Kapolres Labuhan Batu itu. Dikatakan Toga, berdasarkan hasil penyidikan sementara, pelaku mengedarkan sabu-sabu itu hingga Jakarta.

“Mereka mengedarkannya tidak hanya di Medan, tetapi ke Jakarta juga dikirim,” terangnya sembari mengaku telah memeriksa dua saksi dalam kasus tersebut.(THA)
sumber : harianandalas

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *