WARGA DIMINTA WASPADAI HUJAN DERAS DAN ANGIN KENCANG

MEDAN (Waspada): Akibat terjadi gangguan cuaca di Lautan Hindia, kondisi cuaca di kawasan Medan berubahubah (berfluktuasi) antara panas dan hujan.

“Warga pesisir timur Sumut terutama kawasan Medan, agar meningkatkan kewaspadaan bakal terjadi hujan deras dan angin kencang,” kata Staf Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Stasiun Bandara Polonia Mega Sirait, Senin (4/2).

Menurut Mega, seminggu ke depan masyarakat diminta agar berhatihati terhadap kondisi udara di kawasan Medan. Cuaca masih berfluktuasi antara panas dan mendung serta hujan. Adanya gangguan cuaca berupa tekanan rendah di Lautan Hindia, mengakibatkan kandungan uap air di udara cukup tinggi.

Kondisi ini ditambah lagi dengan suhu panas yang mempercepat pembentukan awan, menyebabkan hujan sering terjadi pada sore bahkan malam hari. Pada siang hari suhu panas antara 32 hingga 33 derajat celcius, sementara pada malam hari terjadi hujan dibeberapa daerah termasuk kawasan Kota Medan.

Karena itu peluang hujan deras dan angin kencang bakal terjadi lagi di pesisir timur dan pantai barat seperti kawasan Medan, Deliserdang, Langkat, dan Sergei terutama daerah pinggir/bantaran sungai. “Selain itu, warga juga harus mewaspadai bakal terjadi longsor di Langkat, Karo, Simalungun, dan Dairi,” sebut Mega.

Sedangkan kondisi gelombang laut, lanjut dia, di pantai barat seperti Nias antara 0,5 hingga 2,5 meter. Sementara di kawasan Selat Malaka, tinggi gelombang laut akan mencapai antara 0.5 hingga 1,5 meter.

Kata Mega, tinggi gelombang laut saat ini belum mengganggu para nelayan mencari ikan di laut lepas. Namun, dia mengingatkan juga para nelayan tradisional agar berhatihati turun ke laut. (m32)
sumber: waspadamedan

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *