POLRES JAKARTA BARAT AMANKAN 7 PELAKU PENJUALAN BAYI

MedanBisnis-Jakarta. Dalam pengungkapan kasus perdagangan bayi di wilayah Jakarta Barat, Polres Jakarta Barat berhasil menangkap tujuh orang pelaku yang semuanya perempuan. Ketujuhnya ditangkap di tempat terpisah dan salah satunya ialah mantan seorang bidan.
“Pengungkapan kasus perdagangan bayi dimulai dari informasi masyarakat ada indikasi jual beli bayi di daerah Kebon Jeruk. Dari Polres bikin tim khusus, setelah 1 bulan penyelidikan secara efektif berhasil tangkap kelompok kecil dengan inisial LD alias T, A, R, M, E, LS. Pada tanggal 10 Januari 2013 akhirnya kita berhasil tangkap koordinator utama atas nama HS alias L yang seorang bidan,” kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat, AKBP Hengki Haryadi kepada wartawan dalam konprensi pers di ruang rupatama Polres Jakbar, Selasa (5/2/2013).

Menurut Hengki, dalam penggeledahan di kediaman tersangka, polisi berhasil menyelamatkan seorang bayi> Bayi tersebut saat ini dititipkan di rumah sakit pemerintah. Dan dari hasil keterangan tersangka diketahui penjualan bayi ini sudah dilakukan sejak tahun 1992.

“Aktifitas jual beli yang diperoleh dari keterangan saksi dan tersangka ternyata sudah melakukan penjualan dari tahun 1992 dan dalam satu tahun rata-rata ada 3-4 bayi yang dijual. Namun, kenyataannya dalam Nov-Des 2010 sudah 12 bayi yang di perjualbelikan,” ujar Hengki yang mengenakan kemeja biru.

Hengki menambahkan, perdagangan bayi ini ialah sindikat perdagangan bayi internasional. Dari dalam pengeledahan rumah L ditemukan barang bukti paspor palsu serta satu lembar manifes.

“Hasil penyidikan intensif fakta-fakta maupun bukti bahwa sindikat ini berusaha untuk jual dan bawa bayi keluar negeri,” imbuhnya. (dtc)
sumber: medanbisnisdaily

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *