POLISI DUGA 2-3 ORANG MASIH TERJEBAK DI RERUNTUHAN TAMBANG EMAS DI SUMUT

MedanBisnis-Medan. Satu orang tewas dan dua terluka akibat runtuhnya lubang penambangan emas ilegal di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara (Sumut). Beberapa korban lain diduga masih terjebak di dalam tambang dan akan segera dievakuasi.
Lokasi tambang emas berada di Hutabargot, Kecamatan Hutabargot, Mandailing Natal. Korban tewas berhasil dievakuasi dan sudah dikebumikan. Sementara dua korban yang terluka yakni Armen (25) yang mengalami luka di kepala dan Landong (30) menderita patah kaki kanan. Keduanya merupakan warga Desa Huta Bargot dan saat ini dalam perawatan di rumah masing-masing.

Kapolres Mandailing Natal AKBP Ahmad Fauzi Dalimunthe kepada wartawan menyatakan, berdasarkan keterangan korban yang selamat, masih ada korban yang terjebak di dalam lubang tambang yang ambruk pada Senin (4/2) malam tersebut.

“Mungkin ada dua atau tiga orang lagi tinggal di dalam lubang penambangan,” ujar Ahmad Fauzi melalui telepon dari Panyabungan.

Kepolisian masih terus mencari korban lain. “Untuk lebih pastinya, berapa jumlah warga yang masih terjebak di dalam lubang tambang, kita akan melanjutkan penggalian hari ini,” ujar Fauzi.

Ada banyak tambang emas ilegal yang berada di Hutabargot. Warga menggali ke dalam tanah hingga membentuk gua panjang. Tanah hasil penggalian diurai untuk mendapatkan bahan emas. Sudah beberapa kali kejadian penambang tewas di lokasi tersebut, baik karena tertimbun maupun keracunan zat asam, namun hal itu tak menyurutkan warga untuk tetap menambang emas di sana.
sumber: medanbisnisdaily

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *