DITINGGAL PACAR KARENA GENDUT

Padahal ‘Onderdil’nya Dah Sering ‘Kuservice’

MEDAN-PM : Habis manis sepah dibuang. Pepetah itu agaknya pas seperti yang dialami oleh Siska (20). Pasalnya, mahasiswi salah satuperguruan tinggi swasta di Medan itu ditinggalkan pacarnya bernama Toni (24), setelah 2 tahun tubuhnya digerayangi. Siska Tak terima begitu saja, cewek yang kos di Jalan Jamin Ginting, Pasar I, Padang Bulan itu pun mengadukan Toni ke Mapolsekta Medan Baru, Jumat (1/2).

Keterangan Siska kepada wartawan, awal masalah itu bermula saat Toni meneleponnya dan mengatakan memintanya untuk menyudahi hubungan asmara tersebut. “Di nelepon aku semalam, ku kira mau ngajak jalan-jalan. Rupanya dia bilang kalau lebih baik putus, padahal tidak ada masalah sebelumnya,” kata Siska, di Mapolsekta Medan Baru.

Menurutnya, pacarnya yang tinggal di Jalan Pasar Merah itu beralasan kalau tubuhnya sudah gemuk. “Alasannya tak masuk akal, bang. Katanya aku makin gendut padahal memang kayak gininya badanku waktu baru kenal sama dia,” kata Siska.

Dikisahkan Siska, dirinya sudah berpacaran selama 2 tahun dengan Toni. Selama 2 tahun itu berpacaran mereka sering berciuman hingga melakukan oral seks. Untungnya, Siska masih mampu mempertahankan kegadisannya walau sebenarnya Toni sudah berkali-kali membujuknya untuk melakukan hubungan intim.

“Ya aku tak terima lah bang gini, sejak pacaran sudah sering ‘kuservice’ onderdilnya, enak kali dia mutusin aku, bang,” kata Siska. Masih menurut Siska, mereka kerap melakukannya di kos-kosan dan kontrakan Toni.

Siska menduga pacarnya Toni sudah memiliki wanita idaman lain. Sayangnya, polisi meminta Siska membuktikan laporannya. “Ya cemalah aku juga tak tahu kayak mana membuktikannya,” kata Siska kepada petugas piket.

Kapolsekta Medan Baru, Kompol Jean Calvijn Simanjuntak ketika dikonfirmasi mengatakan masih melakukan pengecekan . “Nanti saya cek dulu ya,” katanya. (wel)
sumber: posmetro

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *