BC TANGKAP RATUSAN BAL PAKAIAN BEKAS

BELAWAN (Waspada): Sebanyak 192 bal pakaian bekas atau monza asal pelabuhan Port Klang, Malaysia, yang diselundupkan ke Sumatera Utara, ditangkap petugas Bea dan Cukai Teluk Nibung, di perairan Tanjung Balai Asahan, Selasa (1/5).

Untuk pengusutan lebih lanjut, ratusan bal pakaian bekas yang diangkut dengan menggunakan KM Maju Jaya GT.10. No. 3700 Pbb itu, diboyong ke dermaga Bea Cukai Belawan bersama dua awaknya, Rabu (2/5) pagi.

Keterangan yang dihimpun menyebutkan, ratusan bal pakaian bekas itu rencananya diselundupkan melalui dermaga kecil atau dermaga tikus yang banyak di Tanjung Balai Asahan. Namun gagal karena keburu ketahuan petugas Patroli BC sedang patroli rutin dibawah komando Zulfikar. “Kita khawatir terjadi lagi seperti hal sebelumnya jika pakaian bekas itu kita bongkar di sana,” kata Kasi Intel BC Wilayah I Sumut Godmen Purba.

Setelah tiba di Belawan, ratusan bal monza dibongkar dari palka kapal untuk diperiksa satu persatu dengan menggunakan anjing pelacak. “Anjing pelacak digunakan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya penyeludupan narkoba di dalam bal pakaian bekas itu,” ujarnya.

Kata dia, penangkapan tersebut merupakan penangkapan ketiga kalinya yang dilakukan petugas BC Wilayah I Sumut mulai Januari hingga Mei 2011. Hasilnya ratusan bal pakaian bekas berhasil disita.”Semua pakaian bekas itu masih tersimpan di gudang penyimpanan barang bukti,” sebutnya.

Disinggung tentang kapan rencana semua barang bukti itu dimusnahkan, Godmen mengaku belum tahu, namun pihaknya bersama seluruh kepala kantor BC yang ada di wilayah I Sumut, telah mengadakan rapat untuk menentukan cara memusnahkannya. “Kita akan memusnahkan semua barang bukti baik seperti minuman dan lainnya sekaligus. Tim pemusnahannya sudah dibentuk, namun waktunya masih menunggu keputusan menteri,” tuturnya.

Menurut Godmen, sejak pemusnahan terakhir beberapa tahun lalu, BC belum pernah melakukan pemusnahan barang bukti. Sehingga ribuan bal pakaian bekas dan sejumlah barang bukti lain masih tertumpuk di dalam gudang penyimpanan BC. “Mudah mudahan dalam waktu dekat ini pemusnahan akan dilakukan karena gudang kita sudah penuh,” katanya. (h03)
sumber: waspadamedan

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *