851 HEKTARE TANAMAN PADI DI TANJUNG PURA TERENDAM BANJIR

MedanBisnis – Langkat . Tingginya curah hujan di Kabupaten Langkat dalam sepekan terahir, membuat 2 sungai yang mengapit 19 desa/kelurahan di Kecamatan Tanjung Pura Kabupaten Langkat meluap. Akibat luapan itu, sedikitnya 851 hektare tanaman padi sawah yang masih berumur 10-35 hari tanam terendam.
Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Trimurni Darmawan, di Desa Pematang Cengal Barat, Kecamatan Tanjung Pura, kepada MedanBisnis, Minggu (3/2), mengatakan, sedikitnya 225 hektare tanaman padi milik anggota kelompok taninya ikut terendam.

Muliadi, Ketua Gapoktan Trisula Desa Pematang Cengal Timur Kecamatan Tanjung Pura mengatakan, akibat luapan air Sungai Batang Serangan dan Sungai Wampu di Tanjung Pura, merendam sekitar 387 hektare tanaman padi mereka.

Pihaknya berharap, Pemkan Langkat memberi bantuan berupa benih padi, obat-obatan hama dan lainnya kepada petani yang tanamannya terendam banjir.

Kepala Unit Pembantu Teknis Dinas (KUPTD) Pertanian Kecamatan Tanjung Pura, Mariono mengatakan, berdasarkan hasil monitoring di lapangan, mulai tanggal 1 Februari 2013, sedikitnya ada sekitar 851 hektare lahan pertanian di Kecamatan Tanjung Pura terendam banjir.

Selain lahan pertanian di Desa Pematang Cengal Barat dan Desa Pematang Cengal Timur yang tendam banjir, lahan pertanian di Desa Baja kuning juga ada yang terendam, sekitar 229 hektare, dan lahan pertanian di Desa Pekubuan seluas 10 hektare.

Ditambahkan Mariono, selain tanaman padi, persemain padi juga ikut terendam, seluas 5 hektare di Desa Suka Maju, dan persemaian padi di Desa Pekubuan seluas 3,5 hektare. “Jika banjir tidak membawa lumpur pada tanaman padi hingga tiga harinya menyurut, tanaman tersebut ada harapan hidup kembali. Namun, jika banjir membawa lumpur, tanaman padi tersebut akan mati,” jelasnya.(reza fahlevi)
sumber: medanbisnisdaily

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *