MASYARAKAT RESAH JALAN HANCUR PARIT SUMBAT

Starberita – Langkat, Masyarakat di Jalan Wampu Lingkungan.I Dusun Musyawarah Kelurahan Kwala Bingei Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat resah.Pasalnya jalan sepajang 200 meter hancur dan paritnyapun sudah sumbat yang mengakibatkan bila turun hujan rumah warga dilingkungan tersebut kebanjiran.
Hal ini sudah dirasakan warga selama tiga tahun.Diminta perhatian Pemkab Langkat untuk segera memperbaiki jalan dan jembatan itu,kata tokoh masyarakat Lingkungan.I Dusun Musyawarah Kasturi,Minggu (3/2) kepada sejumlah wartawan.

Lanjut Kasturi dengan nada tinggi,selama tiga tahun belakangan ini warga dilingkungan.I ini sangat menderita,apalagi pada saat sekarang ini musim hujan rumah mereka kebanjiran mencapai 50 centi meter seperti pada Jumat malam kemarin.”Satu malam kami tidak tidur untuk menyelamatkan perabotan kami masing-masing”,ujarnya.

Yang anehnya lagi menurutnya, pada saat rumah penduduk kebanjiran, kepling,lurah dan camatnya tidak mau tahu,setelah masyarakat ribut baru camat Stabat MHD Nurta Harahap dan lurahnya meninjau ke rumah warga yang kebanjiran..

Dikatakan Kasturi sejak zamannya Bupati H.Syamsul Arifin sampai H.Ngogesa Sitepu tidak pernah ada perbaikan jalan maupun parit yang sudah tersumbat.Sementara jalan tersebut sangat dibutuhkan masyarakat banyak,terlebih di lingkungan.I Dusun Musyawarah ini ada SD edan Madrasyah,sudah sering anak sekolah terjatuh karena jalannya berlobang-lobang.Pada tahn 2012 sudah pernah dimohonkan perbaikan jalan melalui kepling,namun kepling menyatakan kalau proyek perbaikan jalan tersebut dialihkan ke tempat lain.

“Warga lingkungan.I Dusun Musyawarah mengancam, jika jalan dan parit tidak segera diperbaiki akan dicangkuli dan ditanami padi saja,untuk apa ada jalan kalau seperti sawah lebih baik ditanami padi”,ancamnya.(HS/MBB)
sumber: starberita

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *