ASPRI PLT GUBSU DITETAPKAN SEBAGAI TERSANGKA

Medan-andalas Asisten pribadi (Aspri) Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho, Ridwan Panjaitan akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi di Biro Umum Setda Provsu senilai Rp13 miliar sejak, Jumat (1/2).

Penetapan status tersangka tersebut setelah penyidik Subdit III/Tipikor Direktorat Reskrimsus Polda Sumut melakukan gelar perkara sehari sebelumnya.

“Status Ridwan Panjaitan sudah ditetapkan sebagai tersangka setelah penyidik melakukan gelar perkara, kemarin,” terang Kasubbid Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PID) Humas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan kepada wartawan, Jumat (1/2).

Kata Nainggolan, dalam status tersangka, penyidik telah melayangkan surat panggilan pertama kepada Ridwan Panjaitan untuk kehadiran Senin (4/2). Namun, mantan Kapolres Nias Selatan (Nisel) tersebut tidak bisa memastikan penahanan terhadap Ridwan Panjaitan.

“Hari Senin pekan depan, dia (Ridwan Panjaitan-red) dipanggil sebagai tersangka untuk yang pertama kalinya. Kalau ditahan atau tidak, kita lihat nanti,” jelas Nainggolan.

Menurut Nainggolan, selama ini Ridwan Panjaitan masih berstatus saksi. Dia ditetapkan sebagai tersangka setelah penyidik mengumpulkan bukti-bukti dan melakukan gelar perkara.

“Baru hari ini dia ditetapkan tersangka, selama ini saksi,” tegasnya.

Dalam kasus dugaan korupsi Biro Umum Setda Provsu tahun 2011 senilai Rp13 miliar tersebut, hingga saat ini penyidik telah menetapkan lima tersangka yakni, Aminuddin, Suweno, Neman Sitepu, Ridwan Panjaitan.

Tapi, jumlah itu bisa bertambah sesuai dengan pernyataan Direktur Reskrimsus Sadono Budi Nugroho sebelumnya, yakni ada empat lagi calon tersangka.

Penyidik juga sudah memeriksa Nurlela dan Feri dalam perkara korupsi yang diduga juga melibatkan banyak pejabat di kalangan Pemprovsu tersebut. (HER)
sumber : harianandalas

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *