POLISI BEKUK TUJUH DISTRIBUTOR GANJA

Ganja lebih dari 1.000 kilogram akan didistribusikan ke Bogor dan Jakarta.

JAKARTA – Kepolisian Resort (Polres) Metro Jakarta Selatan (Jaksel) menangkap tujuh tersangka pengedar ganja serta menyita 1.183 kilogram (kg) ganja. Para tersangka tersebut berencana mendistribusikan 1.183 kg ganja yang sudah dipaket menjadi 920 bal ke wilayah Jakarta dan Bogor.

Kepala Polres (Kapolres) Metro Jaksel Komisaris Besar Wahyu Hadiningrat, Kamis (31/1), saat menggelar konferensi pers di Mapolres Metro Jakarta Selatan mengatakan, untuk menangkap para pelaku, penyelidikan dan pengintaian sudah dilakukan selama satu bulan.

Pada awalnya, pihaknya menangkap SD (38) di Jalan Terogong, Cilandak, Jakarta Selatan, Jumat (25/1) lalu. Dari yang bersangkutan ditemukan 250 gram ganja kering.

Dari SD, diperoleh informasi bahwa ganja berasal dari JD yang berdomisili di belakang D’Best Cilandak, Jaksel. Setelah JD ditangkap, Rabu (30/1), tim mengintai sebuah mobil jenis Innova warna silver bernomor polisi B 1195 KFS yang sudah dicurigai, di belakang D’Best Cilandak.

Ketika mobil tersebut berada di kawasan industri Kujang Cikampek, kata Wahyu, diketahui ada tiga mobil lainnya yang keluar kawasan tersebut. Tim pun melakukan pengintaian.

“Saat berada di pintu tol Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, ketiga mobil tersebut langsung disergap petugas. Saat itulah petugas mengamankan tersangka beserta barang bukti,” kata dia.

Wahyu menjelaskan, hasilnya dari mobil Xenia warna merah bernomor polisi F 1771 HA, pihaknya menangkap dua tersangka berinisial Z (31) dan A (30) dengan ganja kering sebanyak delapan kardus seberat 276 kg.

Sementara itu, di mobil Avanza Silver bernomor polisi B 1456 SQS didapatkan satu tersangka, yaitu R (31) beserta ganja kering enam kardus sebesar 208 kg dan di mobil AVP warna silver bernomor polisi B 1803 VX ditangkap dua tersangka, yaitu DW (32) dan H (33) dengan sembilan dua ganja kering seberat 368 kg,” kata dia.

Kepala Satuan (Kasat) Narkoba Polres Metro Jaksel Ajun Komisaris Besar Farlin Toruan mengatakan, di lain tempat, pihaknya berhasil mengamankan mobil Innova yang awalnya dibuntuti di Jalan Abu Sirih Cilandak, namun tidak ada penumpangnya.

Dari Innova tersebut didapati delapan kardus ganja kering seberat 331 kg. Saat ini, kata Farlin, masih ada empat orang yang masih dalam pencarian kepolisian, yaitu AG, ZUS, DO, dan DAY.

“Berdasarkan penyidikan kami, mereka telah dua kali melakukan distribusi ratusan kilogram ganja tersebut di lokasi yang berbeda, pertama dilakukan di Sukabumi dan kedua di daerah Curug,” tuturnya.

Diduga ganja-ganja tersebut dikirim dari Aceh ke Cikampek menggunakan truk. Ketika di Cikampek, ganja-ganja tersebut pendistribusiannya dibagi-bagi lagi, yaitu menuju Jakarta dan Bogor. “Tiap kilogram ganja, rencananya akan dijual Rp 2,5 juta sehingga total penjualan keseluruhan bisa mencapai Rp 2,9 miliar,” ujar Farlin.
sumber : shnews

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *