MENIKAHLAH! ITU BAIK UNTUK JANTUNG

Studi: tingkat serangan jantung pada pasangan menikah jauh lebih rendah daripada para lajang.

JAKARTA – Pernikahan bukan cuma baik bagi kesehatan pria, perempuan juga. Sebuah studi menemukan, suami maupun isteri berisiko lebih kecil kena serangan jantung dibandingkan mereka yang lajang.

Studi sebelumnya menunjukkan pihak laki-lakilah yang paling menikmati manfaat kesehatan dari pernikahan. Bisa jadi ini lantaran para istri merawat dan mengomeli mereka agar ke dokter.

Tapi, studi baru yang digelar peneliti Finlandia menemukan perempuan mencicipi manfaat kesehatan dari pernikahan juga, Telegraph melaporkan Kamis (31/1).

Pria dan perempuan menikah memiliki tingkat serangan jantung yang jauh lebih rendah daripada para lajang di usia yang sama. Pasangan menikah juga jauh lebih mungkin bertahan hidup jika terkena serangan jantung.

Para peneliti dari Turku University Hospital, mengamati 15.330 kejadian ‘sindrom jantung akut’–yang mencakup serangan jantung dan angina tidak stabil–selama periode 10 tahun. Hanya lebih dari setengah kasus yang berakhir dengan kematian dalam 28 hari.

Mereka menemukan dua pertiga lebih laki-laki dan perempuan lajang lebih mungkin menderita serangan jantung ketimbang mereka yang menikah.

Di antara yang mereka mengalami serangan jantung atau mengembangkan angina tidak stabil, pria atau perempuan jomblo 2,5 kali lebih cenderung meninggal dunia dalam jangka waktu 28 hari.

Dalam European Journal of Preventive Cardiology, para penulis mengakui: “Kita tidak bisa mengesampingkan kemungkinan bahwa orang-orang yang status kesehatannya buruk mungkin lebih rentan untuk tetap melajang atau bercerai.”

Namun, para peneliti percaya bahwa pernikahan membantu memberi perlindungan terhadap kesehatan, menjadi bagian “dukungan sosial” di antara suami dan istri.

Pernikahan juga memiliki konsekuensi keselamatan hidup. Misalnya, para peneliti menemukan orang yang menikah lebih cenderung terikat pada obat, seperti statin atau aspirin. Bukan itu saja, orang yang menikah cenderung mendapatkan bantuan lebih cepat dalam hal serangan jantung, karena pasangannya akan mencari bantuan.
sumber : shnews

This entry was posted in Berita, Informasi Kesehatan. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *