DISBUN BENGKULU REMAJAKAN KEBUN SAWIT RAKYAT

[BENGKULU]  Seluas 1.500 hektare kebun sawit milik rakyat, yang menggunakan bibit asalan pada 2013, akan diremajakan Dinas Perkebunan (Disbun) Bengkulu melalui bantuan bibit sawit berkualitas. Peremajaan ini dilakukan dalam rangka meningkatkan penghasilan petani sawit di Bengkulu ke depan.

Kepala Disbun Provinsi Bengkulu, Riky Gunarwan kepada SP, di Bengkulu, Jumat (1/2) mengatakan, kebun sawit petani yang akan diremajakan pada 2013, antara lain berlokasi di Bengkulu Utara, Seluma, Bengkulu Utara, Kaur dan Bengkulu Selatan. Namun, dia tidak menjelaskan luas kebun sawit petani yang akan diremajakan di masing-masing kabupaten itu, kecuali di Bengkulu Utara seluas 500 hektare dan Seluma seluas 250 hektare. “Yang jelas, luas kebun sawit petani yang akan kita remajakan pada tahun 2013 di Bengkulu seluas 1.500 hektare,” ujarnya.

Untuk merealisasikan program tersebut, Disbun Bengkulu dalam waktu dekat, akan membagikan sebanyak 110.000 bibit sawit kepada petani yang kebunnya masuk dalam program peremajaan pada 2013.  “Kita upayakan penyaluran bantuan bibit sawit berkualitas kepada petani di sejumlah kabupaten di Bengkulu, dapat dilaksanakan dalam waktu dekat, sehingga bibit itu dapat ditanam di lahan petani setempat,” ujarnya.

Riky mengatakan, tujuan program peremajaan kebun sawit petani menggunakan bibit asalan untuk meningkatkan produksi hasil panen petani, sehingga pendapatan mereka menjadi naik dari sebelumnya. “Kalau penghasilan petani setiap kali panen meningkat, maka pendapatan mereka akan naik sehingga kehidupannya ke depan semakin sejahtera dari sekarang. Sasaran inilah yang akan kita capai dari program peremajaan kebun sawit tersebut,” ujarnya.

Terkait luas kebun sawit gunakan bibit asalan, Riky mengatakan, sampai saat ini, sekitar 60 persen dari 80.324 hektare kebun sawit rakyat masih menggunakan bibit sawit asalan, sehingga hasil panennya tidak maksimal. Kebun sawit rakyat yang menggunakan bibit asalan tersebut, tersebar di sejumlah kabupaten di Bengkulu.   Untuk mengurangi luas kebun sawit rakyat menggunakan bibit asalan tersebut, Disbun Bengkulu secara terharap setiap tahun memprogramkan peremajaan kebun tersebut. Dengan demikian, luas kebun sawit rakyat di Bengkulu yang menggunakan bibit asalan terus berkurang, sehingga produksi sawit rakyat akan meningkat secara signifikan ke depan. “Kalau hasil panen sawit rakyat bagus, maka perekonomian petani sawit di Bengkulu akan meningkat ladi dari sekarang,” ujarnya.[143]
sumber: suarapembaruan

This entry was posted in Berita, Informasi AgriBisnis. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *