3 KECAMATAN DILANDA BANJIR DI LANGKAT

LANGKAT – Tiga kecamatan di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, yaitu Kecamatan Batang Serangan, Tanjungpura dan Hinai dilanda banjir setinggi satu meter menyebabkan puluhan warga mengungsi ke tempat yang lebih aman.

“Ada tiga kecamatan yang dilanda banjir,” kata Bupati Langkat Haji Ngogesa Sitepu, ketika melakukan peninjauan banjir di Tanjungpura, hari ini.

Banjir terparah melanda sembilan dusun yang ada di Desa Cempa Kecamatan Hinai, yang diakibatkan oleh tanggul di daerah itu jebol sepanjang 20 meter, katanya. “Tanggul yang ada itu jebol, akibatnya air tidak tertampung lagi dan masuk ke pemukiman warga,” katanya.

Sekarang ini sedang dilakukan upaya untuk penanggulangannya dengan menggunakan sejumlah karung goni yang diisi pasir maupun tanah agar benteng yang jebol tersebut tidak semakin parah.

Sitepu juga mengungkapkan agar masyarakat terus mewaspadai bila sewaktu-waktu hujan deras kembali turun, karena dikhawatirkan air hujan tidak mampu ditampung oleh sungai-sungai yang ada.

Seperti yang terjadi di Kecamatan Batang Serangan karena air hujan yang cukup tinggi mengakibatkan air sungai tenang meluap dan memasuki pemukiman warga, katanya.

Secara terpisah, Afifah pemilik sekolah Sri Langkat kecamatan Tanjungpura mengungkapkan bahwa akibat banjir yang terjadi sejak pukul 22.00 WIB, Senin (31/1), sekolah yang dipimpinnya mengalami kebanjiran setinggi satu meter.

Akibat banjir yang terjadi menggenangi halaman sekolah, sehingga pihak sekolah terpaksa melibuirkan 2.000 siswanya dari tingkat SD, SMP, SMA, SMK.

“Terpaksa kami liburkan hingga waktu yang belum bisa ditentukan, karena air masih terus menggenangi sekolah,” katanya.

Pihaknya berharap agar air segera surut, agar para siswanya bisa secepatnya kembali mengikuti proses belajar.

Dari Desa Cempa, Kecamatan Hinai, sekitar 922 rumah kepala keluarga terendam banjir setinggi satu meter.

Sidik, salah seorang warga menjelaskan bahwa banjir yang melanda pemukiman warga karena hujan yang cukup tinggi sehingga sungai yan ada tidak ammpu lagi menampung debit air yang masuk.

Secara terpisah Kepala wilayah kecamatan Tanjungpura Suriyanto mengemukakan bahwa ada beberapa daerah di kecamatannnya yang dilanda banjir. Seperti di Kelurahan Pekan Tanjungpura, Pematang Cengal Barat, dan beberapa desa lainnya. “Masih dilakukan peninjauan dan pendataan di lapangan, terhadap berapa banyak warga yang terendam banjir.
sumber: waspada

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *