PELAJAR SMAN 7 BINJAI KEMBALI MOGOK BELAJAR

Binjai, (Analisa). Pelajar SMAN 7 Kota Binjai kembali menggelar mogok belajar di sekolah mereka Jalan Sawi Kelurahan Payaroba Kecamatan Binjai Barat, Jumat (1/2) pagi.
Aksi yang dilakukan untuk keduakalinya ini, menuntut Kepala sekolah (Kepsek) mereka Khaidir mundur dari jabatannya, karena diduga melakukan penyimpangan terhadap sejumlah anggaran dan operasional sekolah.

Ketua OSIS SMAN 7 Kota Binjai Rizky Al Farizh (16) dalam orasinya mengatakan, konsisten meminta kepala sekolah mereka untuk turun dari jabatannya karena dinilai tidak transparan dalam menggunakan setiap anggaran sekolah, seperti biaya OSIS, biaya komite dan dana pengelolaan ruang laboraturium.

“Saya mewakili seluruh pelajar SMAN 7 Kota Binjai menuntut Kepsek Khaidir segera diganti, karena sudah tidak transparan dalam mempergunakan uang OSIS, komite dan pengelolaan ruang laboraturium,” ungkap Rizky.

“Kami semua tetap konsisten menuntut, agar Kadis P dan P segera menindak lanjuti untuk segera mungkin mengganti kepsek kami,” tegasnya.

Menanggapi orasi pelajar, Kepala Dinas Kebudayaan, Pendidikan dan Pengajaran (Kadisbuddikjar) Kota Binjai Drs Dwi Anang Wibowo meminta kepada para pelajar untuk bersikap tenang dan menyikapi masalah ini dengan kepala dingin.

“Saya minta kepada para pelajar untuk tetap tenang, karena saat ini Kepsek SMAN 7 Kota Binjai sedang diperiksa pihak inspektorat. Tolong percayakan pemeriksaan kepada mereka dan kepada anak-anak untuk tetap fokus belajar. Saya berjanji akan menyampaikan hasil pemeriksaan itu secara transparan,” ucapnya.

Saat ini kepala sekolah sedang menjalani pemeriksaan, hasilnya nanti akan sama-sama kita ketahui bersama. Untuk menenangkan para pelajar, sementara waktu ini kepala sekolah dilarang masuk ke sekolah” jelas Anang.

Ketua Komisi C Zulkarnaen D Lubis yang juga datang ke SMAN 7 Kota Binjai, yang juga ikut hadir meninjau aksi mogok belajar itu, meminta agar tuntutan para pelajar agar secepatnya diselesaikan.

“Kita minta permasalahan ini secepatnya dapat diselesaikan Karena kalau dibiarkan berlarut-larut, pelajar sendiri yang kasihan karena dapat mengganggu jam belajar mereka,” ucap Zulkarnain.

Sehari sebelumnya, Kamis (31/1), kepada wartawan Kasat Reskrim Polresta Binjai AKP Revi Nurvelani mengatakan, siap melakukan penyidikan terkait dugaan penyimpangan anggaran dan dana operasional SMAN 7 Kota Binjai.

“Untuk saat ini kita masih pelajari kasusnya. Tentunya bila memang ditemukan ada dugaan penyimpangan akan langsung kita tindaklajuti,” ungkap Revi. (nov)
sumber: analisadaily

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *