KEMENPERIN: 70% PRODUK CPO DIOLAH DI DALAM NEGERI

MedanBisnis – Jakarta. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyatakan, pihaknya menargetkan sekitar 65-70 persen produk crude palm oil (CPO) diolah di dalam negeri pada tahun ini.
Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian Benny Wachjudi, di Jakarta, Kamis (31/1), mengatakan investasi yang masuk di sektor industri pengolahan CPO semakin banyak dan juga meningkatkan kapasitas refinary. “Beberapa tahun lalu, kapasitas refinary baru mencapai 50 persen, kini kapasitasnya sudah naik hingga 75-80 persen,” kata Benny.

Indonesia tetap konsisten menerapkan pajak keluar progresif untuk komoditas perkebunan, Benny menjelaskan, penerapan bea keluar tersebut sudah tepat dilakukan untuk proses hilirisasi dalam negeri.

Menurut Benny, sejak diterapkannya bea keluar (BK), industrialisasi CPO semakin tinggi di dalam negeri, dan ekspor produk hilir CPO juga semakin meningkat. Keadaan tersebut berbanding terbalik dengan apa yang terjadi di Malaysia, menurut Benny, kapasitas refinary CPO di Malaysia telah menurun hanya berkisar 30 sampai 40 persen saja.

Volume ekspor turunan CPO pada tahun 2011 sebesar 9.026 ton sedangkan CPO 7.646 ton. Sementara periode Januari-Oktober 2012 volume ekspor turunan CPO sebesar 10.964 ton sedangkan CPO sebesar 5.593 ton. (ant)
sumber: medanbisnisdaily

This entry was posted in Berita, Informasi AgriBisnis. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *