KASIAN DIA DIPENJARA……

Demi Warisan, Anak Nyaris Habisi Nyawa Ibu

MEDAN-PM : Nyaris membunuh ibu kandungnya, Rosmari (48) lantaran terobsesi menguasai harta warisan, Teguh pun dipenjarakan orangtuanya. Tapi naluri keibuan membuat ibu 4 anak ini merasa sedih menyaksikan putranya mendekam di Sel Polsek Percut Seituan.

“Saya sudah sedikit lega lah dia (Teguh) ditangkap, udah nggak takut lagi. Soalnya selama ini saya masih ketakutan kalau-kalau dia mencari dan nekat membunuh saya. Tapi saya juga sedih lihat dia ditahan di kantor polisi. Namanya juga anak, pasti sedih. Tapi kalau ingat-ingat nekatnya itu sampe mau membunuh saya, saya kecewa dan kesal juga,” ujar Rosmaria, Selasa (29/1) siang.

Padahal di saat kecil Teguh menurutnya merupakan anak baik dan tak banyak permintaan. Maka itu, ia dan suaminya, Sudarto (50) tak menyangka Teguh gelap mata lantaran harta.

“Kalau dulunya dari kecil anaknya baik, nggak banyak tanya dan nurut. Udah mulai gede gini mulai berubah, apalagi beberapa bulan belakangan ini,” tambahnya.

Sama halnya dengan Sudarto, mengaku sedih melihat anaknya itu ditahan polisi. “Namanya orang tua, pasti sedih lihat anak gitu. Tapi satu sisi juga kecewa akan perubahan sikapnya (Teguh) yang hanya karena harta menjadi nekat. Jujur saya pun takut kalau lihat dia, nekat orangnya,” jelasnya.

Saat ditanyai perubahan ada kaitannya dengan narkoba, dia mengatakan kalau tidak mengetahui betul anaknya jika di luar. “Kalau di rumah biasa aja, belakangan ini yang berubah. Kalau karena narkoba, saya kurang tau juga soalnya saya kan tidak begitu mengetahui pergaulan dia (Teguh) di luar sana,” imbuhnya.

Seluruh keluarga, ibu dan ayah serta kedua adiknya telah kembali pulang ke rumah. Sebelumnya mereka mengungsi ke rumah saudara karena ketakutan kalau Teguh bakalan nekat.

Sementara itu tetangga korban, Tino (38) mengatakan kalau Teguh memang sudah terjerumus narkoba. “Karena sudah terjerumus dia (Teguh) sama si putih (sabu). Aku kan sering lihat dia nongkrong di belakang sana sambil pakai, tapi gak kuhiraukan kali. Makanya berapa pun uang yang dipegangnya habis aja,” terang bapak 1 anak ini.

Terpisah Kanit Reskrim Polsek percut Sei Tuan, AKP Faidir Chan saat dikonfirmasi mengatakan kalau dalam kasus ini masih dalam ikatan keluarga, dan hubungan darah. Dan masih bisa diselesaikan secara kekeluargaan, tinggal tergantung kesepakatan orang tua. “Sekarang tinggal kesepakatan orang tua, mau lanjut atau tidak. Menimbang yang dilaporkan ini kan anak kandung, hubungan darah, kalau masih bisa diselesaikan secara kekeluargaan lebih bagus,” ujarnya. (bay/bud)
sumber: posmetro

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *