BATIK SUMATERA TEMBUS PASAR INTERNASIONAL

GPN Centre Sambut Hangat ASPPRIN Proyeksikan

Medan, (Analisa). Gatot Pujo Nugroho (GPN) Centre menyambut hangat langkah Asosiasi Pencinta Produk Indonesia (ASPPRIN) Sumut memproyeksikan Batik Sumatera Utara segera menembus pasar internasional dalam upaya mendorong peningkatan perekonomian daerah pada umumnya dan kesejahteraan masyarakat/UKM khususnya.
Sambutan hangat tersebut disampaikan Sutan Djalaluddin Siregar SH selaku Penasehat GPN Centre saat menghadiri pameran batik motif Sumatera Utara di halaman Sekretariat ASPPRIN Sumut Jalan Kapten Muslim Gang Sidomulyo Medan, Minggu (27/1).

Menurut Sutan, pada prinsipnya setiap upaya menumbuhkembangkan produk daerah patut mendapat dukungan semua pihak, karena dengan semakin luasnya pasar bagi produk lokal pada gilirannya akan berdampak luas bagi kemajuan perekonomian daerah.

Karena itu, Sutan atas nama GPN Centre menyatakan sangat antusias menghadiri pameran Batik Motid Sumatera Utara tersebut dan turut aktif mendorong tumbuh dan berkembangnya produk Batik Sumatera Utara, sehingga kelak akan menguasai pasar dalam negeri dan menembus pasar internasional.

“Kami yakin proyeksi ASPPRIN ini akan mendapat dukungan dari semua pihak dan segera terwujudkan, karena didorong niat yang luhur,” ujarnya seraya menambahkan, pemberdayaan ekonomi kerakyatan juga menjadi salah satu misi utama H.Gatot Pujo Nugroho ST-Ir HT.Erry Nuradi,M.Si sebagai Calon Gubsu dan Wagubsu periode 2013-2018.

Peluang Cukup Besar

Ketua ASPPRIN Sumut, Ir Toto Heru Saputra kepada Analisa di sela-sela acara pameran mengungkapkan, peluang cukup besar untuk menembus pasar internasional apalagi produk batik Sumatera Utara kaya motif sesuai banyaknya etnis yang dimiliki.

Dikatakan, sebelum memasuki pasar internasional tentu saja Batik Sumatera Utara yang antara lain terdiri dari motif Melayu, Karo, Simalungun dan Tapanuli, diupayakan akan dikenal dan diminati di seluruh nusantara, di mana untuk ini ASPPRIN Sumut telah melakukan kerjasama dengan berbagai kalangan dalam memasarkannya, terutama para perajin batik Yogyakarta dan Pulau Jawa pada umumnya.

Disebutkan, produk Batik Sumatera Utara tidak kalah menarik dari batik daerah lain, terbukti pada pameran mampu terjual puluhan batik dan masih banyak pesanan dari luar daerah.

“Kami harapkan peluang yang baik ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para pelaku UKM guna mengembangkan Batik Sumatera Utara dan ASPPRIN siap untuk memasarkan, naik di dalam negeri maupun mancanegara,” ujarnya. (rama)
sumber: analisadaily

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *