BUPATI SERGAI SERAHKAN BANTUAN 400 UNIT GEROBAK DAGANG

Perbaungan, (Analisa). Sebagai upaya pemberdayaan dan meningkatkan kesejahteraan perekonomian bagi pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) khususnya pedagang kaki lima (PKL),Bupati Kabupaten Serdang Bedagai Ir.H.T.Erry Nuradi.M.Si menyerahkan bantuan sebanyak 400 unit gerobak dagang kepada para pelaku PKL.
Penyerahan bantuan gerobak dagang ini dirangkaikan dengan pelantikan Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (DPD APKLI) Kabupaten Sergai dan Kota Binjai dengan masa periode tahun 2013-2016 yang dilaksanakan di alun-alun eks lokasi MTQ Kelurahan Tualang Kecamatan Perbaungan,Rabu (23/1) sore.

Ke-400 unit gerobak dagang diserahkan tersebut kepada PKL yang berasal dari tujuh belas kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Sergai, bantuan gerobak yang diberikan tersebut terdiri dari gerobak sayur sebanyak 70 unit, gerobak rujak sebanyak 50 unit, 210 unit gerobak es dan gerobak bubur sebanyak 70 unit.

Bupati H.T.Erry Nuradi dalam sambutan dan arahannya mengatakan bahwa bantuan gerobak dagang bagi PKL ini berasal dari anggaran Bantuan Daerah Bawahan (BDB) Provinsi Sumatera Utara tahun 2012 yang dikucurkan lewat Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pasar (Disperindagsar).

Sebagai tindak lanjut dari Peraturan Presiden (Perpres) No. 125 tahun 2012 tentang penataan dan pemberdayaan para PKL dan sebagai wujud perhatian Pemkab Sergai dalam melakukan sinergi melalui sinkronisasi,harmonisasi pemberdayaan PKL adalah dengan memberikan bantuan gerobak dagang ini.

Dengan dilantiknya kepengurusan APKLI yang baru ini menjadi jembatan dalam membangun kemitraan dengan pemerintah maupun BUMN/BUMD dan dunia perbankan,Oleh karena itu APKLI diharapkan dapat menyusun rencana kerja yang bermanfaat bagi peningkatan perekonomian PKL di tanah bertuah negeri beradat ini,harap bupati.

Kemudian Bupati Erry Nuradi mengemukakan lima “P” yang harus dilakukan dalam memberdayakan PKL untuk menjadi bagian dalam meningkatkan perekonomian kerakyatan,yaitu Pertama: Pendataan yaitu mencatat jumlah seluruh PKL di wilayah ini, kedua melakukan Penataan tempat PKL menjadi lebih teratur dan rapi, ketiga adalah melakukan Pembinaan bagi PKL dengan memberikan pelatihan, penyuluhan dan bimbingan sosial.

Lalu yang keempat adalah memberikan wadah Pembelaan (advokasi) terutama bagi PKL yang mengalami kesulitan dan yang kelima adalah melakukan Pemberdayaan dengan memberikan berbagai fasilitas peningkatan produksi dan kemudahan pedagang untuk berlapak dan berusaha,jelas Bupati Erry Nuradi.

Sebelumnya Ketua Umum Pusat APKLI dr.Ali Mahsun M Biomed memberikan apresiasinya terhadap kepemimpinan Erry-Soekirman yang selama ini telah memberikan perhatian dan pembinaan terhadap para PKL di daerah ini,sehingga kenyamanan PKL dalam berusaha cukup terakomodasi. Untuk itu Ali Mahsun mendorong agar Pemkab Sergai segera membuat Peraturan Daerah (Perda) dalam hal menata dan membina PKL secara adil harus diwujudkan terutama dalam hal penyediaan lahan dan penataannya.

Dan melalui momentum ini diharapkan dapat membantu pedagang kaki lima akan lebih sejahtera, maka itu diminta kepada kepengurusan APKLI yang dilantik harus terus berkoordinasi dan menjadikan Pemkab sebagai mitra strategis dalam memberdayakan PKL khususnya untuk mencari solusi kebutuhan dan kepentingan para pedagang dengan sebaik-baiknya,ungkap Ali Mahsun. (bah)
sumber: analisadaily

This entry was posted in Berita, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *