GURU DESAK KEMENAG KARO CAIRKAN TUNJANGAN PROFESI

Kabanjahe-andalas Sebanyak 23 Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) di Kabupaten Karo, mendesak Kementerian Agama Kabupaten Karo mencairkan tunjangan profesi untuk Semester I Tahun 2012. Dana tersebut sebesar Rp. 455.413.800, yang seharusnya dibayarkan pada Desember lalu.

“Kami sangat menyesalkan hal ini. Alasan yang kami dapatkan karena berkas hilang. Padahal, kami sudah melengkapinya jauh-jauh hari,” ujar salah seorang guru PAI, Muhammad Nuh Manik kepada andalas, Senin (21/1).

Dikatakan, awalnya pihaknya dijanjikan akan dicairkan pada Desember 2012 lalu. Namun anehnya, awalnya berkas mereka dikatakan hilang. Setelah diadakan pencarian, berkas tersebut ternyata mengendap di ruangan Kasubag Tata Usaha Kemenag Karo, Drs Adi Sungkono. Ada apa sebenarnya dengan Kemenag Karo terkait berkas tersebut?

Pencarian tersebut dilakukan setelah aksi protes oleh para guru mencuat setelah mengadakan aksi demo beberapa waktu lalu. Ironisnya lagi, saat berkas yang diantaranya terdiri dari SK, pengamprahan dan Surat Pernyataan Tanggung Jawab Belanja Rutin (SPTBR) ini ditemukan, tenggat waktu pengiriman ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Sidikalang sudah lewat.

Seharusnya, berkas itu dikirimkan selambat-lambatnya, Senin (17/12) lalu. Namun, berkas tersebut ditemukan sekitar dua pekan setelahnya. Hingga kini, belum ada kepastian kapan tunjangan tersebut dicairkan.

Masalah ini bukan kali pertama terjadi. Persoalan serupa juga sempat terjadi di 2011 lalu. Saat itu, berkas tunjangan profesi 70 guru PAI menumpuk di ruangan Drs Adi Sungkono. Untungnya, berkas ditemukan sebelum batas waktu pengiriman berakhir.

“Kami sudah melaporkan hal ini ke DPRD Karo. Jika tak kunjung dicairkan, kami akan menggelar aksi protes dalam waktu dekat,” pungkas Nuh Manik.

Kasubbag Tata Usaha Kemenag Karo, Drs Adi Sungkono, saat dikonfirmasi melalui ponselnya mengaku berkas tersebut memang tidak dikirimkan ke KPPN. Siapa bilang berkas tersebut harus dikirim ke KPPN?. Namun, cukup sampai di Kemenag Karo.

Terpisah, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Karo, Drs Mardinal Tarigan menegaskan, pihaknya berjanji akan berupaya menuntaskan permasalahan ini. “Kami sudah mengusulkan kembali ke KPPN dan diupayakan akan dicairkan secepatnya,” katanya. (RTA)
sumber : harianandalas

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *