RS ABDI WALUYO TERTUTUP SOAL KORBAN TERJEBAK BANJIR UOB

[JAKARTA] Seorang pekerja UOB yang berhasil dievakuasi diketahui bernama Tri Santoso. Korban segera dibawa ke Rumah Sakit Abdi Waluyo, Jalan HOS Tjokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat. Hingga saat ini korban masih dirawat di kamar 304 yang berada di lantai tiga rumah sakit tersebut.

Ketika SP menyambangi rumah sakit tersebut, seorang petugas keamanan menghadang.

“Selain keluarga dan teman kerja tidak boleh bertemu korban mas,” kata Satpam tersebut. Ketika SP ingin bertemu Humas RS Abdi Waluyo, satpam tersebut kembali menghadang.

“Humas juga tidak mau ditemui mas. Silakan keluar. Silakan mas menganggap jika rumah sakit tertutup atau apapun,” tegasnya.

Seperti diberitakan, seorang pekerja ditemukan selamat dari rendaman banjir di bawah eskalator, Gedung UOB, Jalan MH. Thamrin, Jakarta Pusat. Berdasarkan Informasi yang dihimpun, masih ada empat orang lagi yang terendam di basement gedung.

“Ya tadi ditemukan satu orang, sekitar jam 09.30. Katanya cleaning service. Saya enggak tahu namanya. Badannya kaku terendam sejak kemarin, namun masih hidup,” ujar Raffa Muhammad karyawan sebuah restoran di Gedung UOB, Jumat (18/1).

Dikatakan Raffa, masih ada empat orang lagi yang terjebak di basement.

“Kabarnya masih banyak lagi di basement. Ada empat orang lagi. Infonya tahu dari teman-teman di kantor tadi. Di dalam itu ada tiga basement, B1, B2 dan B3,” jelasnya.

Sementara itu, Ermadi salah seorang pekerja di UOB mengatakan saat ditemukan mata korban masih bergerak-gerak.

“Kita lihat tadi badannya kaku, tapi matanya masih bergerak. Kemungkinan masih hidup. Pekerjaannya OB (office boy),” ungkapnya.

Ermadi menuturkan, korban ditemukan di bawah eskalator gedung Privilege Banking UOB. “Ditemukan di bawah eskalator, di gedung Privilege Banking UOB itu,” tandasnya.

Sementara itu, kabarnya selain masih ada beberapa orang di bawah, sejumlah mobil juga terendam di basement.

Berdasarkan pantauan Beritasatu.com, puluhan anggota SAR, Basarnas, pihak keamanan gedung, dan polisi masih melakukan evakuasi menggunakan satu buah perahu karet.

Sejumlah anggota terjun ke dalam air danĀ  menerobos masuk ke dalam basement gedung.

Satu buah selang air besar dipasang untuk menguras air. Hingga kini, belum ada pernyataan dari pihak gedung dan pihak keamanan terkait. [F-5]
sumber: suarapembaruan

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *