REBUTAN LAHAN GARAPAN, 3 WARGA KENA BACOK

MEDAN, KOMPAS.com — Tiga warga penggarap mengalami luka bacok dan 5 sepeda motor hangus dibakar pada kerusuhan di lahan garapan di Jalan Waduk Pasar I Dusun III, Desa Amplas, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kamis (17/1/2013). Keributan bermula ketika sekelompok pemuda secara tiba-tiba mendatangi kelompok tani gotong royong (KTGR) yang sedang mengerjakan lahan.

S Purba (36), anggota KTGR menuturkan, kelompok pemuda yang dilengkapi senjata tajam langsung melempari mereka. “Orang itu jalan kaki, begitu sampai langsung melempari,” katanya di Mapolsekta Percut Sei Tuan, Kamis (17/1/2013).

Lanjut Purba, mendapat serangan tiba-tiba, dia dan teman-temannya yang berjumlah sekitar 30 orang gabungan laki-laki dan ibu-ibu pun pontang-panting menyelamatkan diri. “Jumlahnya sekitar 70 orang. Kami lari aja, kereta (sepeda motor) tinggal. Keretaku pun udah hangus,” katanya lagi.

Dia mengaku tidak begitu mengenal para penyerang, tapi kejadian ini sudah tiga kali terjadi. “Sudah tiga kali begini, kami masih takut. Sebetulnya korban lima orang, cuma yang parah tiga orang,” kata teman Purba yang menemaninya membuat pengaduan.

Ketiga korban yakni Ketua KTGR, O Barus, dan dua anggotanya bermarga Tarigan mengalami luka bacok serta luka panah di kepala. Hingga berita ini diturunkan, polisi masih berjaga di lokasi kejadian untuk menghindari serangan balasan.

Menurut informasi, penyerang merupakan kelompok yang ingin merebut lahan yang telah digarap KTGR. “Kami sudah lama menggarap lahan itu, nanam jagung dan lain-lain. Mereka itu mau merebutnya,” kata laki-laki yang tak mau namanya disebut.

Kanit Reskrim Polsekta Percut Sei Tuan, AKP Faidir Caniago saat dikonfirmasi mengatakan, saat ini pihaknya masih memeriksa saksi-saksi. “Sudah ada yang buat laporan tadi, tapi masih diperiksa bersama beberapa saksi lain. Sedangkan para korban sedang menjalani perawatan di RS Martondi,” ucap Faidir.
sumber: kompas

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *