PEMBENTUKAN PROVINSI ALA TINGGAL MENUNGGU WAKTU

BANDA ACEH – Tokoh masyarakat Gayo yang juga merupakan mantan Bupati Bener Meriah Tagore Abubakar mengatakan bahwa pembentukan Provinsi Aceh Leuseur Antara (ALA) hanya tinggal menunggu waktu, dan pemekaran Aceh adalah sebuah keniscayaan.

“Dalam rencana nasional, pembentukan Provinsi ALA ditargetkan selesai Undang-undangnya pada 2016, tapi kami masyarakat ALA sudah tidak sabar dan ingin mendesak pemerintah agar 2014 sudah dibentuk,” katanya kepada Waspada Online, hari ini.

Ia menjelaskan, Pemerintah pusat memiliki rencana untuk mengembangkan Indonesia menjadi 45 provinsi, dan Provinsi ALA menjadi salah satu dari provinsi baru yang akan dibentuk tersebut. “Kalau kami masyarakat ALA mengingkan lebih cepat dari 2016,” ujarnya.

Menurutnya, Provinsi ALA nantinya terdiri atas 6 kabupaten yang meliputi, Kabupaten Aceh Tengah, Bener Meriah, Gayo Lues, Singkil, Subulussalam dan Kutacane. “6 Kabupaten ini sudah siap membentuk provinsi sendiri,” sebutnya.

Ia menambahkan, dalam beberapa wacana dan pertemuan antara tokoh-tokoh ALA dengan masyarakat, muncul gagasan dan ide jika nantinya provinsi ALA sudah terbentuk, maka Blangkjren akan menjadi pusat ibu kota provinsi.

“Rencana kita, Blankjren jadi ibukota provinsi, hal ini mengingat secara geografis, wilayah ini berada ditengah-tengah dan sangat memiliki nilai strategis dalam pengembangan wilayah ALA nantinya,” tukasnya.

Ia melanjutkan, pembentukan Provinsi ALA sudah menjadi kemendesakan untuk mempercepat pembangunan ekonomi dan infrastruktur dikawasan ini. “Provinsi ALA itu sudah sangat mendesak keberadaannya,” tukasnya.

Karenanya, tambahnya, adalah suatu kerangka berfikir yang salah kaprah ketika semangat mendirikan provinsi baru dikatakan sebagai upaya merusak dan mengganggu perdamaian. “Provinsi ALA justru dibentuk untuk memperkuat perdamaian itu sendiri, jadi salah kaprah jika ada yang mengatakan perdamaian Aceh teganggu jika Provinsi ALA terbentuk,” ulasnya.

Selain itu juga, tambahnya, sebagai sebuah provinsi nantinya, potensi sumber daya alam di kawasan ini akan cepat dioptimalkan bagi upaya mempercepat kesejahteraan rakyat. “Pembentukan ALA itu dimaksudkan untuk mencapai tujuan cita-cita nasional yaitu mensejahterakan rakyat Indonesia dan seluruh tumpah darah indonesia,” tandasnya.
sumber: waspada

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *