KAUM WANITA RENTAN KORBAN TRAFFICKING

MEDAN – Hingga hari ini, kasus penjualan wanita kian marak terjadi di kota-kota besar seperti di Medan. Yang membuat prihatin adalah kebanyakan korbannya adalah para anak baru gede (ABG) perawan.

Melihat hal ini, Ketua Divisi HAM LBH Medan Ahmad Irwandi Lubis mengatakan, kaum wanita memang lebih mudah menjadi korban human trafficking.

“Banyaknya kasus perdagangan wanita diakibatkan oleh adanya pandangan bahwa wanita memiliki nilai jual dalam tanda kutip.” katanya, hari ini.

Modus yang dilakukan oleh pelaku biasanya menjanjikan pekerjaan dengan iming-iming upah besar. Namun kenyataannya berbeda dengan yang dijanjikan.

“Seharusnya pemerintah segera menanggapi kasus semacam ini dengan mengusut tuntas pelaku mulai dari bawah hingga jaringan teratas.” harapnya. Ia mengatakan pelaku biasanya bekerja sama dengan Perusahaan Jawatan Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) yang tidak berizin.

Ia berharap dengan ditelusurinya pelaku penjualan wanita ini dapat memutuskan jaringan organisasi human trafficking di Medan.
sumber: waspada

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *