JEMBATAN PANCURBATU RUBUH AKIBAT BANJIR

MEDAN – Sebuah jembatan yang terbuat dari besi di Desa Gunung Tinggi, Kecamatan Pancurbatu, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara rubuh akibat dihantam banjir Sungai Lau Timah di daerah tersebut.

“Pada peristiwa itu, memang tidak ada korban jiwa, namun satu unit bus angkutan kota (angkot) dalam keadaan tidak ada penumpang ikut terperosok ke dalam sungai tersebut,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Utara, Ahmad Hidayat Nasution di Medan, hari ini.

Ia mengatakan, jembatan yang menghubungkan Kecamatan Pancurbatu dengan Kecamatan Kutalimbaru itu, memang sudah cukup tua, sehingga saat terjadinya banjir di Sungai Lau Timah, mengakibatkan tanah tergerus.

“Jembatan yang jatuh ke dalam sungai tersebut, akibat beberapa besi penahan bangunan yang digunakan untuk penyeberangan itu mengalami lepas. Bahkan tanah dekat jembatan juga longsor,” ujar Hidayat.

Dia menambahkan, berdasarkan laporan yang diterima petugas BPBD Sumut, jembatan yang rubuh tersebut terjadi, Selasa (15/1) sekitar pukul 22.00 WIB, saat itu Sungai Lau Timah secara tiba-tiba meluap dan mengalami banjir deras.

Bahkan, jelasnya, ketinggian air di Sungai Lau Timah itu, mencapai lebih dari tiga meter. “Banjir tersebut tidak sempat menggenangi rumah penduduk,” kata Hidayat.

Ia menambahkan, akibat jatuhnya jembatan tersebut, arus transfortasi darat yang menghubungkan dari Kecamatan Pancurbatu dengan Kutalimbaru terputus, dan sampai saat ini belum ada kelihatan tanda-tanda perbaikan yang dilakukan Pemkab Deli Serdang.

Bahkan, katanya, sebagian warga Kecamatan Pancurbatu menuju Kecamatan Kutalimbaru dan sebaliknya harus menggunakan jalan alternatif dengan berjalan kaki satu jam lamanya.

Selain itu, sebahagian pelajar SMP, SMA dan masyarakat ada yang menyeberang sungai dengan berjalan kaki agar bisa sampai ke tempat tujuan.

Ketika ditanya sampai kapan jembatan tersebut diperbaiki kembali, Hidayat berharap Pemkab Deli Serdang dan institusi terkait lainnya dapat secepatnya menangani permasalahan tersebut.

Kabupaten Deli Serdang secara geografis terletak diantara 2, 57′-3 0 16′LU dan 97 0 52′-98 0 45′BT secara administratif terdiri dari 22 Kecamatan, dua perwakilan Kecamatan dengan 379 Desa dan 15 kelurahan. Luas wilayah Kabupaten Deli Serdang adalah 2.394,62 kilometer persegi (Km2) atau 2.394,462 hektare, dengan jumlah penduduk 1.463.031 jiwa.
sumber: waspada

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *