TENTUKAN TARIF, TRAYEK MEDAN KUALANAMU DIUJI

MEDAN-Angkutan moda khusus untuk mengangkut penumpang ke Bandara Kualanamu segera beroperasi di Medan. Untuk mengetahui berapa jarak menuju ke bandara internasional itu Dinas Perhubungan (Dishub) Sumatera Utara (Sumut) menguji rutenya.

Dalam uji rute itu, diikuti PT Angkasa Pura (AP) II, Dishub Sumut Ditlantas Polda Sumut,Organisasi Angkutan Darat (Organda) Sumut, Dishub Medan, Dishub Deliserdang dan jajaran Pemprov Sumut melalui jalur akses Tanjung Morawa-Batangkuis Deliserdang.

Dari empat jalur yang diuji coba di 3 jalur kemarin, Plaza Medan Fair-Kualanamu, Ringroad- Kualanamu, dan Amplas-Kualanamu. Setelah itu, dilanjutkan dengan evaluasi terhadap beberapa jalur lain untuk 7 koridor nantinya. “Uji trayek dari pagi (kemarin) kita agendakan sesuai jadwal hingga siang berjalan sukses, tidak ada kendala,” ungkap Kepala Bidang Perhubungan Darat Dishub Sumut Darwin Purba, Rabu (16/1).

Dalam pengujian yang dilakukan kemarin, lanjut Darwin, uji coba dilakukan tahap ke I dengan pihak PT Almasar, Sentosa Transport, Perum Damri, dan Bintang Utara. “Untuk saat ini memang kita masih menguji coba hanya untuk Bus AKDP tujuan Medan ke Kualanamu,” kata Darwin.

Dikatakannya, tujuan dilaksanakan uji coba rute untuk mengetahui berapa jarak tempuh menuju ke Kualanamu dengan menggunakan angkutan moda. Dengan mengetahui jarak tempuh, maka akan diketahui berapa tarif yang layak dikenakan kepada penumpang. “Kita harus tahu berapa biaya operasional yang dibutuhkan setiap kali jalan, dengan mengetahui jarak tempuh itulah, kita dapat mengetahui tarif yang dikenakan kepada penumpang,” tambahnya.

Darwin juga menambahkan, uji rute ini juga merupakan salah satu persyaratan dalam pelaksanaan tender pemadu moda. Keempat operator penyedia angkutan umum yang diundang itu belum tentu menjadi pemenang tender. “Ini hanya bersifat kerja sama saja. Saya berharap keempat operator yang diundang ini tidak berharap menjadi pemenang karena belum tentu empat operator ini yang melaksanakan pemadu moda ke Kualanamu,” tegasnya

Sementara itu, Ketua Organda Sumut Haposan Siallagan mengatakan, masyarakat tetap ingin mencari angkutan umum yang lebih efisien dan murah ke Bandara Kualanamu. Bila menggunakan taksi, biayanya tentu mahal. “Tetapi saya rasa taksi tetap menjadi pilihan kalangan masyarakat menengah ke atas,” ujar Haposan Siallagan. Pengusaha angkutan bus antarkota dalam provinsi (AKDP) dan antarkota antarprovinsi (AKDP) menyediakan bus merek Hyundai Intercooler Sentosa Transport untuk ikut uji rute.(mag-5)
sumber: hariansumutpos

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *