REMAJA TEWAS DI SEIBILAH

Leher Dijerat Pengikat Pinggang

LABUHANBATU-Seorang lelaki tanpa identitas diperkirakan masih berusia remaja ditemukan tewas mengambang di sekitaran perairan Seibilah, Lingkungan Pekanlama, Kelurahan Rantauprapat, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu, Selasa (15/1) sekira pukul 07.05 WIB.

Didit (30), salah seorang penambang batu krikil warga sekitar yang pertama menemukannya. Saat itu dia hendak melepaskan ikatan sampannya dari pinggiran sungai tersebut. Tanpa sengaja dia melihat sesosok mayat yang sudah membusuk terapung dengan posisi telentang tepatnya di bawah pohon bambu. “Kulihat di leher mayat itu ada tali pinggang mengikat. Terus aku menjerit memberitahukan kepada kawan yang lain,” ujarnya.

Tidak berapa lama, mayat lelaki yang sudah membiru tersebut dilaporkan kepihak yang berwajib. “Si Didit itu yang pertamakali melihat dan mengabarkan kepada warga kalau di pinggiran sungai itu ada mayat mengapung. Makanya warga berkerumun berdatangan,” tambah Dedek, warga lingkungan setempat.
Saat ditemukan, kondisi mayat sudah menggembung dan mengeluarkan bau membusuk. Korban mengenakan kaos putih dengan celana jeans kuncup biru. Diperkirakan korban memiliki tinggi badan sekitar 160 centimer.

Amatan wartawan koran ini, selang beberapa menit ditemukannya jenazah, sejumlah petugas dari Polres Labuhanbatu tampak berdatangan dan langsung mengidentifikasi jenazah lalu mengevakuasinya ke kamar jenazah RSUD Rantauprapat.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Hirbak Wahyu Setiawan melalui Kasubbag Humas Polres Labuhanbatu AKP MT Aritonang mengatakan bahwa identitas mayat tersebut belum diketahui. (mag-16)
sumber: hariansumutpos

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *