POLISI DIMINTA TERTIBKAN GALIAN C ILEGAL

Deli Serdang, Sumut, (ANTARA) – Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangannya DPRD Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, mendesak pihak kepolisian agar menertibkan aktivitas galian C ilegal di Kecamatan Biru-biru yang diperkirakan sudah berlangsung selama lima tahun.

“Aktivitas galian C ilegal itu persisnya terjadi di Dusun Buluh Nipes, Desa Tanjung Sena, Kecamatan Biru-biru,” kata Ketua Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangannya (FPDIP) DPRD Deli Serdang Apoan Simanungkalit, di Lubuk Pakam, Selasa.

Ia mengungkapkan, hampir setiap hari puluhan truk dari dusun tersebut mengangkut hasil galian, berupa batu koral, kerikil, pasir dan tanah.

Aktivitas galian C ilegal itu, katanya, telah mengakibatkan kerusakan lingkungan dan sebagian besar badan jalan menuju lokasi penambangan liar tersebut rusak parah.

Dampak buruk lain dari kegiatan galian C ilegal itu, yakni menurunnya ketinggian air di permukaan Sungai Sibiru-biru sehingga membuat air tidak bisa secara maksimal mengalir ke jaringan irigasi.

Sementara, keberadaan irigasi di wilayah itu sangat dibutuhkan ratusan petani untuk mengairi lahan sawah mereka.

Ia menambahkan, keberadaan galian C tanpa izin di Dusun Buluh Nipes sudah beberapa kali dilaporkan oleh warga setempat dan FPDI DPRD Deli Serdang kepada instansi berwenang, yaitu Badan Lingkungan Hidup, Dinas Pekerjaan Umum dan Pertambangan, bahkan pihak kepolisian.

“Kegiatan galian C ilegal itu kami anggap sebagai salah satu bentuk pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, serta
Surat Keputusan Bupati Deli Serdang Nomor 477 Tahun 2011 tentang Penertiban Galian C ilegal,” ujar Apoan.

Seharusnya, lanjut Ketua PDIP Deli Serdang ini, instansi pemerintah terkait di daerah itu dan institusi penegak hukum sejak awal beroperasinya usaha galian C itu sudah melakukan tindakan penertiban.

Ia juga mengaku heran lambannya upaya penegakan hukum terhadap aktivitas galian C ilegal di Deli Serdang selama ini, termasuk di Dusun Buluh Nipes.

“Kami memperkirakan ada unsur pembiaran terhadap kegiatan galian C ilegal di Deli Serdang,” tambahnya.(Ant)

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *