PEDAGANG BERJUALAN DI HALTE SEGERA DITERTIBKAN

Medan-andalas Dinas Perhubungan (Dishub) diperintahkan untuk segera memungsikan halte angkutan umum yang sudah dibangun di beberapa ruas jalan.  Halte yang sudah berubah fungsi menjadi lapak pedagang harus segera ditertibkan.

“Tidak dibenarkan ada pedagang yang berjualan di halte. Saya akan panggil Dishub untuk segera menertibkan itu. Dishub harus berkoordinasi dengan Satpol PP,”ujar Rahudman Harahap di sela-sela apel pagi di Kecamatan Medan Deli, kemarin.

Pemerintah Kota (Pemko) Medan,kata Rahudman,  sudah membangun sejumlag halte bus di beberapa ruas jalan, termasuk membangun halte untuk angkutan massal.Halte khusus untuk angkutan massal ini berukuran lebih tinggi. Sedangkan halte untuk angkutan umum biasa berwarna biru-biru.

Selama ini keberadaan halte bus di Medan memang banyak yang sudah beralih fungsi. Sejatinya, halte bus tersebut digunakan untuk menunggu dan menurunkan penumpang angkutan umum sehingga arus lalu lintas semakin tertata.

Tapi di lapangan, keberadaan halte dimanfaatkan pedagang sebagai tempat berjualan.Akibat ulah pedagang tersebut, kondisi halte tidak terawat dan kondisi bangunannya sudah memperihantinkan.

Kondisi halte yang dimanfaatkan pedagang itu seperti halte di depan Deli Plaza di Jalan Guru Patimpus, halte depan Hotel Madani dan halte depan Yuki Plaza di Jalan Sisingamangaraja, dan halte di Jalan Juanda.

Keberadaan halte-halte di ruas jalan protokol Medan itu tidak lagi dimanfaatkan dengan semestinya oleh masyarakat.

Banyak calon penumpang tidak lagi menunggu angkutan di halte melainkan di pinggir jalan. Kondisi ini diperparah perilaku sopir bus atau angkot yang menaikkan penumpang di tempat sembarangan.Akibatnya, kemacetan dan keruwetan lalu lintas, terutama di persimpangan dan sarana publik, tak terhindari.

Padahal halte-halte bus awalnya sengaja dibangun di lokasi yang menjadi kantong-kantong penumpang. Seperti di depan Deli Plaza.Hanya saja ketika Deli Plaza sudah tutup, kondisi ini mengakibatkan halte tersebut tak lagi berfungsi. (ben/ma/bbs)
sumber : harianandalas

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *