MASYARAKAT DIMINTA TIDAK TERPENGARUH ISU PEMEKARAN ACEH

Banda Aceh ( Berita ) :  Masyarakat diminta tidak terpengaruhisu pemekaran Aceh dan upaya pihak-pihak tertentu untuk membentuk provinsi “Aceh Leuser Antara (ALA) dan Aceh Barat Selatan (ABAS)”.

“Masyarakat jangan terpengaruh kegiatan sekelompok orang yang ingin mendirikan provinsi tersendiri, terpecah dari Aceh,” kata Ketua DPW Ahittihadiyah Provinsi AcehH Muchlis Arsyad di Banda Aceh, Rabu [16/01].

Tokoh masyarakat Aceh Singkil dan Kota Darussalam di Medan (Sumatera Utara) itu juga mengingatkan Pemerintah Aceh agar memberi perhatian serius bagi pemerataan pembangunan di seluruh provinsi berjuluk Serambi Mekah tersebut.

“Saya mengimbau khususnya masyarakat Aceh Singkil dan Kota Subulussalam agar bersatu dalam kebersamaan untuk membangun Aceh kedepan lebih baik, serta mewujudkan Syariat Islam kaffah di bumi Serambi Mekah ini,” katanya menambahkan.

Dikatakan, Provinsi Aceh yang dimulai dari Kota Sabang hingga Aceh Singkil (bagian selatan) dan Kota Sabang sampai Aceh Tamiang (timur) itu harus menjadi tekad pemerintah dalam pembangunan dan pemerataan.

“Artinya kalau kita tidak bersatu maka bagaimana membangun Aceh yang maju, bermartabat dan sejahtera. Jadi hilangkan pikiran dari setiap orang, terutama tokoh untuk ‘membelah’ Aceh menjadi tiga provinsi,” kata H Muchlis Arsyad.

Ia juga meminta Pemerintah Aceh memperhatikan secara serius pendidikan agama bagi warga muslim Subulussalam dan Aceh Singkil terutama mereka yang bertempat tinggal di desa perbatasan dengan Provinsi Sumatera Utara.

“Pendidikan agama Islam bagi mereka penting sebagai upaya mencegah pendangkalan aqidah. Selain pendidikan juga pemberdayaan ekonomi masyarakat perbatasan harus intensif diperhatikan Pemerintah Aceh,” katanya menambahkan.

Muchlis Arsyad juga mengharapkan Pemerintah Aceh memberikan perhatian terhadap keberlanjutan lembaga-lembaga pendidikan agama, khususnya pondok pesantren di Aceh Singkil dan Kota Subulussalam. (ant )
sumber: beritasore

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *