GALIAN C ILEGAL SUNGAI SEMEIMEI RESAHKAN WARGA

IMANUEL SITEPU. BIRU-BIRU. Beroperasinya sejumlah lokasi penambangan liar golongan C di bantaran Sungai Simeimei (Kecamatan Biru-biru) menyebabkan warga resah. Selama ini, warga memanfaatkan alur sungai ini sebagai sarana irigasi. Akibat pengerukan, air sungai tak henti-hentinya keruh.

Seperti dikatakan Bahagia Ginting (40) warga Desa Namo Tualang (Kecamatan Biru-biru) kepada Sora Sirulo di Biru-biru [Senin 14 /1]: “Selain menimbulkan kerusakan lingkungan dan sarana jalan, armada yang melintas bukan pada kelas jalannya ini mengakibatkan ratusan areal pertanian dan kolam ikan warga rusak dan gagal panen karena tanah di pingiran sungai dirusak orang yang tidak bertanggung jawab.”

Lebih lanjut dikatakan Ginting, persoalan itu sudah pernah disampikanya oleh kepala desa dan pemilik Galian C tersebut. Namun, sampai saat ini, mereka tidak pernah serius menanggapinya.

“Bila penambangan ilegal di lokasi Daerah Aliran Sungai (DAS) itu tetap dibiarkan, warga terus mengalami keresahan. Kini, para warga berharap kepada Pemkab Deliserdang melalui Dinas Cipta Karya dan Pertambangan,Bapedalda dan Satpol PP segera menghentikan kegiatan penambangan yang disebut-sebut dikelola oleh oknum TNI, Sebelum warga hilang kesabaran,” ujar Ginting diamini beberapa warga lainya penuh berharap.
sumber : sorasirulo

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *