TIGA TERSANGKA PERCOBAAN PERAMPOKAN ATM SPBU MENYERAHKAN DIRI

Starberita – Medan, Tiga dari lima tersangka percobaan perampokan ATM di SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) di Jalan Brigjen Katamso, Kamis (15/1) lalu menyerahkan diri ke Polsek Medan Kota, Rabu (16/1) tadi.
Data yang diperoleh, ketiganya yakni bernama Budiman (20) dan Feri Irawan, keduanya warga Jalan Bhakti Gang Damai Kecamatan Pacur Batu lalu Abdul Karim alias karim (20) warga Desa Baru, kecamatan Medan Tuntungan.

Berdasarkan pengakuan tersangka Budiman mengatakan, sudah menyusun rencana sampai 4 kali bersama oknum di dalam SPBU tersebut, yang juga menjadi korban penikaman pelaku bernama Saut muliya Lumban Tobing (27), warga Jalan Pelajar, Gang Keliling No 10. Saat itu korban sedang bersama rekan kerjanya Rudi (30) sedang bertugas malam menjaga SPBU itu.

“Sudah 4 kali kita melakukan diskusi untuk melakukan perampokkan ATM dan Brankas, termasuk bersama korban dan korlap security Rudi,”ungkap BudimanĀ  otak pelaku dalam perencanaan perampokkan ATM tersebut.Lanjutnya lagi, Budiman mengaku juga pernah menjadi Security SPBU tersebut selama 5 bulan, rencana tergambar saat dirinya menjadi security di SPBU tersebut.

Dikatakannya, rencana saat itu sudah tersusun, hanya tinggal menjalankan aksi saat menjalankan aksi, korban Saut tidak menginginkan adanya perusakkan ATM, korban meminta tidak merusak ATM, namun tidak diikuti oleh Budiman, pelaku ingin merusak ATM dengan menggunakan linggis, Gunting pagar, dan martil.

Kemudian aduh mulut pun terjadi antara Budiman dengan pelaku, yang berakhir dengan penganiyaan terjadi kepada korban. “Aku pukuli Saut pake linggis untuk merampok, “katanya.Setelah melihat korban terluka para, pelaku pun melarikan diri ke arah Namorambe untuk menghilangkan jejak dari kejaran polisi.

Saat ditanya, kenapa dirinya menyerah diri, Budiman mengatakan semua ini diminta oleh kakak kandungnya yang juga berpacaran dengan Feri Irawan, yang ikut serta dalam aksi ini.”Disuruh kakak aku menyerahkan diri, kalau tidak menyerah diri akan tertangkap juga sama polisi, “ucapnya..

Sementara itu, Kapolsekta Medan Kota Kompol Sandi Sinurat mengatakan, pihaknya masih melakukan pengembangan untuk membekuk dua tersangka yang melarikan diri. Selain itu dari pelaku diamankan, barang bukti berupa 1 buah gunting pagar.” Saat ini masih kita lakukan penyeledikkan dan memburu kedua pelaku yakni Boy dan Putra,” katanya.

Saat ditanya keterlibatan korban Saut, Sandi belum menetapkan tersangka masih menjadi saksi. “Namun untuk pelaku baru kita kenakan pasal penganiyaan KHUpidana Pasal 170 subs 351 dengan hukuman penjara diatas 5 tahun, “tandasnya.

Seperti diketahui sebelumnya, Saut Mulya Lumban Tobing (27) sekurity SPBU Simpang Pelangi, terbaring lemas di instalasi gawat Darurat (IGD) RSUD dr Pirngadi Medan. Pemuda lajang yang tinggal di Jalan Pelajar Gang Keliling Kec. Medan Kota menjadi korban penikaman sebanyak 5 liang yang dilakukan 5 orang pria yang hendak merampok SPBU Simpang pelangi, Medan Kota, Senin (14/1) dini hari sekira pukul 02.45 WIB.

Data yang diperoleh di lapangan, korban saat itu sedang bersama rekan kerjanya Rudi (30) yang bertugas sebagai penjaga malam di SPBU tersebut. Saat rekannya, Rudi sedang tertidur di dalam pos jaga, Saut pun melakukan patroli di sekitar lokasi. Namun saat melakukan patroli tiba-tiba saja 5 orang pria dengan mengendarai 3 unit sepeda motor melakukan perampokan. Melihat aksi perampok, Saut langsung mencoba menangkap pelaku sehingga terjadi perkelahian.(ANS/MBB)
sumber: starberita

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *