SEKDA DITUDING ‘BIANG KEROK’ KONFLIK INTERNAL PEMKAB MADINA

Starberita – Panyabungan, Sebanyak 12 elemen masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Perjuangan Masyarakat Mandailing Natal (Madina), Rabu (16/1) menuding Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Madina sebagai “biang kerok” terjadinya konflik internal antara Bupati dan Wakil Bupati di Pemkab Madina.
Ke-12 elemen itu diantaranya, BEM STAI Madina, PC PMII, PB Madina Institute, PC IPNU, PC GP Anshor, PP GP.PETA, PP Gema Madina, DPP PMP Madina, PB Mandailing Foundation, DPD GEMMA Nusantara, Forum NKRI dan Madina Governance Watch.

Salah seorang aktifis, M Ikhsan Matondang, menyampaikan rakyat sangat menaruh harapan besar dalam bentuk perubahan nyata ke arah yang lebih baik di Kabupaten Madina. Karenanya, 12 elemen masyarakat mendukung sepenuhnya kepemimpinan Bupati Madina, HM Hidayat Batubara SE dan Wakil Bupati Drs Dahlan Hasan Nasution dalam menjalankan visi misi serta program pembangunan berdimensikan kerakyatan.

“Kami menilai biang kerok dan tidak mampu untuk mengimplementasikan program dan visi misi Pemkab Madina untuk mewujudkan pendidikan gratis, kesehatan gratis dan pembukaan lapangan kerja adalah Sekdakab Madina,” tegas Matondang.

Aktifis lainnya, Khairul Andi Nasution, menilai Sekdakab Madina yang dijabat oleh M Daud Batubara tidak mampu menciptakan aparatur pemerintah yang bersih. “Kita minta Bupati Madina segera mencopot M Daud Batubara dari jabatan Sekda,” tegas Andi.

Atas tudingan dan permintaan itu, Bupati Madina HM Hidayat Batubara SE, menyebutkan apa yang disampaikan elemen masyarakat merupakan hak demi untuk kemajuan Madina yang dicita-citakan bersama dengan masyarakat Madina keseluruhan. “Antara saya dengan Pak Wakil tidak ada masalah apapun, ini yang perlu diingat. Kami merupakan satu kesatuan yang sah yang ditunjuk untuk melaksanakan roda pemerintahaan di Kabupaten Madina. Jadi, tolong jangan ada oknum-oknum ataupun kelompok-kelompok yang sengaja ingin memisahkan kami demi kehancuran Madina. Bagaimana kami menjalankan ini kalau konsentrasi kami dipecah,” ungkap Bupati. (TRI/MBB)
sumber: starberita

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *