RX KING VS SUPRA X 125, PELAJAR DAN IRT TEWAS

Starberita – Simalungun, Seorang Pelajar dan seorang ibu rumah tangga tewas bersimbah darah, setelah kereta yang mereka kendarai laga kambing di jalan penghubung Panombean baru-Bandar Tinggi, tepatnya di huta Mandaro nagori Panombean Baru kecamatan Bandar Masilam, Selasa (15/1) sekira jam 15.30 Wib.
Informasi yang dihimpun, sepulang sekolah dari SMK N 1 Bandar Masilam, Ricky Milanda (17) Warga huta VI nagori Bandar Tinggi berniat pulang dengan mengendarai kereta Yamaha RX King BK 6451 SS, saat itu ia juga membonceng teman sekelasnya Riko Syahputra (17), juga warga Bandar Tinggi.

Ricky terlihat terburu-buru dan menggeber keretanya dengan kecepatan tinggi. Lubang lubang di hindari dengan berzig-zag dan asap kereta terlihat mengepul di belakang jalan yang telah dilaluinya. Bahkan teriakan warga yang berusaha memperingatkannya juga diabaikan begitu saja.

Sesampainya di lokasi kejadian, tiba-tiba dari arah berlawanan muncul kereta yang dikendarai oleh seorang IRT (Ibu Rumah Tangga), Yani (39), warga kampung Jawa Nagori Bandar Jawa kecamatan Bandar, berboncengan dengan Megawati (49), juga warga Kampung jawa. Melihat kereta Ricky yang melaju zig-zag dan berada sedikit ketengah jalan, Yani terlihat bingung.

Alhasil tabrakan keras tidak dapat lagi dihindarkan, keempat korban langsung terlempar ke badan jalan. Kondisi Ricky dan Yani sangat tragis, keduanya langsung tewas di tempat dengan keadaan wajah bersimbah darah. Sedangkan kondisi Riko dan Megawati mengalami luka berat dan kaki sebelah kanan patah.

Kakak ipar Yani yang bernama Tety (38), terlihat sangat sedih ketika menunggu hasil visum di RSUD Perdagangan, ia mengatakan sebelumnya Yani pamit untuk kusuk ke rumah Sarmun yang berada di Mandaro. “memang kalau pergi mereka selalu berdua dengan bu Mega, oalha tadi masih sehat sekarang sudah gak ada”, ratapnya.

Sedangkan guru Ricky yang tidak mau menyebutkan namanya mengatakan, Orang tua Ricky berdomisili di Kabanjahe, Karo. Ia tinggal di Bandar Tinggi tempat uwaknya, Ricky dan Riko saat itu memang baru pulang sekolah. “Di sekolah kami memang pulang jam setengah tiga sore”. ujarnya.(PP/MBB)
sumber: starberita

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *