POLISI PENGANIAYA HANYA DITUNTUT 6 BULAN PENJARA

MEDAN – Sidang oknum polisi berpangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP) Joner Purba, pelaku penganiayaan terhadap Brinawati Manurung (42) janda dua anak warga Jalan Menteng 7 Gang, Garuda, Kecamatan, Medan Denai hanya dituntut 6 bulan penjara di Pengadilan Negeri (PN) Medan,   hari ini.

Usai sidang kasus penganiayaan tersebut diketuai oleh Hakim Rumintan, janda dua anak ini mengatakan, tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dewi Ratnawati atas peristiwa yang dialaminya tidak sebanding dengan perilaku yang dialaminya saat oknum tersebut melakukan penganiayaan dan pengrusakan di rumahnya.

“Masa tuntutannya segitu? Apa Ibu jaksanya sudah dikasih uang makanya hanya dituntut 6 bulan saja?padahal pelakunya seorang perwira polisi,” katanya.

Menurutnya, saat oknum perwira itu melakukan penganiayaan, pengancaman dan pengrusakan terhadap kios dirumahnya dia (Korban) sangat ketakutan, pasalnya selain membawa klewang oknum perwira itu juga datang mengeroyok bersama seorang anaknya laki-laki dan istrinya.

“Aku takut sekali, soalnya aku diancam akan dibunuhnya dengan klewang, pentungan dan balok, padahal kejadian itu dirunahku sendiri,”ujarnya.

Mirisnya, setelah kasus itu bergulir hingga ke PN Medan, pihak kejaksaan justru terindikasi bermain mata sehingga proses persidangan cukup lama dilakukan.

“Coba, kejadiannya tanggal 26 April 2011 lalu, padahal sekarang ini sudah bulan Januari 2013 baru diputus itupun hanya enam bulan saja, apa adil namanya itu?” tuturnya.
sumber: waspada

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *