KASUS NARKOBA, POLRES KOTA BANDARLAMPUNG LEPAS ANGGOTA DPRD

REPUBLIKA.CO.ID, BANDARLAMPUNG — Kepolisian Resor Kota Bandarlampung tidak melakukan penahanan terhadap Jimmy Khomeini Erchad, anggota DPRD Lampung dari Partai Gerindra. Kepala Kepolisian Resor Kota Bandarlampung, Kombes M Nurochman menyatakan bahwa hasil tes urine tidak bisa dijadikan bukti untuk menetapkan tersangka penyalahgunaan narkoba.

“Tes urine tidak bisa dijadikan alat bukti untuk menetapkan Jimmy Khomeini Erchad (anggota DPRD Bandarlampung dari Partai Gerindra, Red) menjadi tersangka,” kata Nurochman, di Bandarlampung, Selasa.

Dia menegaskan bahwa sesuai dengan undang-undang, tes urine tidak bisa dijadikan alat bukti, terkecuali ketika ditangkap terdapat alat bukti narkobanya.

“Ini undang-undang yang berbicara, sehingga kami tidak menetapkan Jimmy sebagai tersangka,” kata dia pula.

Menurutnya, dua orang lainnya yang sempat diamankan jajaran Satuan Narkoba Polresta Bandarlampung bersama Jimmy Khomeini, juga tidak bisa ditetapkan menjadi tersangka. Karena itu, Polresta Bandarlampung melepaskan keduanya bersama dengan Jimmy.

Hanya satu orang di antara keempat orang yang sempat diamankan itu, Ian, telah ditetapkan menjadi tersangka, karena dirinya mengakui baru mengisap sabu-sabu dengan ditemukan alat bukti berupa bong.

“Berdasarkan informasi yang didapat juga bahwa Ian sebelumnya telah membeli paket sabu-sabu dengan nilai Rp 200 ribu,” kata Nurochman lagi.

Namun terhadap Jimmy yang juga anggota DPRD Kota Bandarlampung itu, pihak Polresta Bandarlampung tetap melakukan pengawasan dan dikenakan wajib lapor hingga tiga bulan ke depan.

Berkaitan kasus itu, Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Bandarlampung Ratna Hapsari Barusman mengatakan, segera memanggil politisi Partai Gerindra itu pada Selasa (15/1) pukul 10.00 WIB.

“Kami akan memanggil untuk mengkonfirmasi atas hasil tes urine tersebut,” kata dia lagi.
sumber : republika

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *