CAMAT PERSADANTA SEMBIRING TUTUP FESTIVAL NASYID

Stabat-andalas Di tengah gencarnya arus modernisasi yang tidak seorang pun mampu menghambatnya sebagai sebuah tuntutan zaman. Ssudah menjadi tugas bersama untuk menyaring dan memilter agar proses tersebut tidak sampai mengubah sendi-sendi dasar kehidupan beragama dan bermasyarakat.

Demikian disampaikan Bupati Langkat H Ngogesa Sitepu SH, saat membuka secara resmi Pengajian Akbar dan Festival Nasyid ke-II DPK Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kecamatan Wampu di lapangan bola kaki Desa Perkebunan Basilam, yang ditutup Camat Wampu Persadanta Sembiring SH, kemarin sore.

“Generasi muda sebagai penerus umat harus secara dini mempersiapkan ilmu, amal disertai akhlak mulia untuk mampu membawa masyarakat ke arah kebaikan,”kata Sembiring, seraya menambahkan, inilah wujud kepedulian dan amal kita bisa kreatif, cerdas dan berharap generasi muda dapat lebih cinta pada seni budaya bernafaskan agama dan moral.

Sementara itu, Ketua BKPRMI Kecamatan Wampu Rugiono SPd menyatakan, sangat berterima kasih kepada Camat Wampu dan masyarakat Desa Besilam, yang telah banyak membantu moril maupun materil dalam kegiatan festival nasyid tersebut.

Adapun memenang lomba busana muslim tingkat anak-anak juara I Putra dari Kelurahan Bingai, juara I putri Desa Gohor Lama. Lomba nasyid tingkat remaja juara I putra Kelurahan Bingai, juara I putri Desa Besilam, Juara I tingkat dewasa/ ibu-ibu Desa Besilam.

Rugiono menambahkan, lomba nasyid dan busana muslim tingkat anak dan remaja serta ibu, diikuti 14 desa di kecamatan. Lomba busana muslim 214 peserta, festival nasyid 54.

Piala bagi yang meraih juara berasal dari PK Golkar Kecamatan Wampu Paino S dan DPD AMPI Kabupaten Langkat.(HS)
sumber : harianandalas

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *