SATPAM SPBU KATAMSO BERJIBAKU DENGAN PERAMPOK

TRIBUN-MEDAN.com-MEDAN – Saut Muliya Lumban Tobing (27) warga Jalan Pelajar Gang Keliling, kritis setelah ditikam perampok yang beraksi di SPBU Jalan Brigjen Katamso, Medan, Senin (14/1) sekitar pukul 02.45 WIB.

Korban mengalami luka tikaman sebanyak lima liang di bagian perut kanan kiri, tangan kanan, bahu dan dahi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribun, pagi dini hari itu korban sedang bersama rekan kerjanya, Rudi (30), bertugas menjaga malam di SPBU Brigjend Katamso. Rudi sempat tertidur di dalam pos jaga, sementara korban melakukan patroli.
Saat itulah tiba-tiba lima orang pria dengan mengendarai tiga unit sepeda motor mendatangi SPBU tersebut dengan tujuan melakukan perampokan. Melihat itu, Saut yang sudah bekerja tiga bulan disana mencoba menangkap pelaku sehingga terlibat dalam perkelahian.

“Mereka ada dua orang yang bertugas menjaga dia bersama Rudi dan mereka saat itu bergantian tidur di pos jaga. Di saat Rudi tidur, korban yang melakukan patroli. Di situlah korban melihat lima orang pria yang coba merampok SPBU dan melihat korban mencoba menangkapnya,” kata SK Gultom, Pengawas Security PT WPM.

Saat perkelahian terjadi, pelaku yang membawa senjata tajam langsung menghunuskan senjata tajam yang sudah dipersiapkan ke dibagian perut kanan kiri, tangan kanan, bahu dan kepala persisnya di jidat. Melihat security itu sudah tak berdaya lagi dan bersimbah darah, pelaku langsung meninggalkan lokasi dan membatalkan niatnya untuk merampok.
“Dia (korban, red) sempat berkelahi dengan para pelaku. Tapi, karena para pelaku ada yang membawa kelewang dan gunting, korban terkena tikam,” jelasnya.

Terkena tikaman, Saut pun berteriak minta tolong. Teriakan korban terdengar rekannya dan kemudian diinformasikan ke warga sekitar.

Korban diboyong ke RS Estomihi dengan mobil pick-up. Namun karena luka cukup parah, korban dirujuk ke RSUD dr Pirngadi Medan.
Sementara itu, saat di Ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSU dr Pirngadi, korbanĀ  langsung ditangani tim dokter dan menjalani operasi.
Kapolsekta Medan Kota, Kompol Sandy Sinurat yang dikonfirmasi mengaku, pihaknya masih melakukan pengejaran. “Saksi yang kita mintai keterangan saat ini tiga orang,” katanya. (ton/tribun-medan.com)
sumber: medan.tribunnews

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *