REMAJA PENJAMBRET TEWAS DIHAJAR MASSA

MEDAN, KOMPAS.com — Seorang remaja 17 tahun meninggal di Rumah Sakit Bhayangkara, Medan, Sumatera Utara, akibat luka-luka yang dideritanya setelah dihajar massa, Minggu (13/1/2014).

Hairul, warga Kelurahan Cinta Damai, Medan Helvetia, dikeroyok massa saat melintas di Jalan Beringin XI, Lingkungan I, Kecamatan Medan Helvetia, setelah diteriaki “rampok”.

Menurut informasi di kepolisian, Hairul dan seorang temannya kabur setelah menjambret penumpang becak bermotor (betor) di Simpang Jalan Gaperta, Medan Helvetia. Dengan mengendarai sepeda motor tanpa pelat nomor polisi, keduanya merampas tas milik korban. Terjadilah tarik-menarik tas antara penjambret dengan korban.

Korban spontan berteriak “rampok”. Teriakan itu rupanya didengar warga yang kemudian mengejar Hairul lalu mengeroyoknya.

Kanit Reskrim Polsekta Medan Helvetia, Iptu Hendrik Temaluru, yang turun ke lokasi kejadian mengamankan pelaku. Hairul dibawa ke RS Bhayangkara Medan, sementara barang bukti berupa sepeda motor milik pelaku dan dua mata bor disita.

Namun, hanya beberapa jam dirawat di rumah sakit, Hairul mengembuskan napas terakhir akibat pendarahan di bagian kepala.

Iptu Hendrik Temaluru membenarkan peristiwa tersebut. “Pelaku memiliki catatan kriminal dan pernah menjadi resedivis Polsekta Medan Helvetia kasus pencurian kendaraan bermotor,” kata Iptu Hendrik, Senin (14/1/2013).
sumber: kompas

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *