KEBERATAN JALAN UMUM DIDIDIRIKAN BANGUNAN

MEDAN (Waspada): Ir H Erwin Sofyan, penduduk Komplek Johor Indah Permai  Tahap II Blok C No 28 Medan, keberatan atas bangunan milik tetangganya yang  didirikan di jalan umum sehingga menutupi rumahnya.

“Bangunan itu didirikan di lahan yang awalnya adalah jalan umum di komplek ini  sehingga menutupi rumah saya,” kata Erwin kepada Waspada, Kamis (10/1).

Menurut dia, keberatannya sudah disampaikan pada berbagai pihak termasuk ke  Komisi D DPRD Medan. Pihak DPRD sudah meminta pihak pengembang PT Puji  Agung Utama untuk mengembalikan fungsi jalan sebagaimana awal dari  pengadaan komplek.

Erwin juga sudah mengadukannya kepada Badan Penyelesaian Sengketa  Konsumen (BPSK) Kota Medan dan memenangkan dirinya dengan keputusan jalan  itu adalah milik umum dan peruntukannya untuk umum.

Namun, lanjut dia, keputusan DRPD itu tetap tidak digubris oleh pengembang,  sehingga tetangganya tetap bebas membangun jalan yang awalnya untuk akses  ke komplek Johor Indah Permai Tahap 1. “Saya sudah menyampaikan keberatan  ini kepada pihak pengembang. Tapi jawaban yang saya dapatkan bahwa tanah  itu resmi dijual pihak pengembang pada tetangga saya karena lahan di Johor  Indah Permai 1 tidak jadi mereka beli. Inikan aneh, tanah tidak jadi dibeli kenapa  jalan di samping rumah saya yang dijual,” ujarnya.

Erwin menyesalkan sikap Lurah Gedung Johor Edwin Faisal yang tidak melarang  pembangunan tersebut, padahal dia sudah melaporkannya berkalikali. “Saya  tidak tahu lagi harus melaporkan masalah ini kemana, yang jelas saya keberatan  dengan pembangunan di atas badan jalan,” sebutnya. (m37)
sumber: waspadamedan

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *