KOLOM ITA APULINA TARIGAN: ALTERNATIF PENGADAAN MOBIL PEMADAM KEBAKARAN

Kebakaran yang baru terjadi hari ini di Juhar (Kec. Juhar, Kab. Karo) [Kamis 10/1] bukan kali pertama. Ketika yang hari ini terjadi, ternyata penanganan juga tidak berbeda dengan sebelumnya. Sulitnya kondisi jalan raya menuju Juhar dan jauhnya dari ibu kota kabupaten membuat sarana pemadam kebakaran yang bermarkas di Kabanjahe tidak mungkin mencapai Juhar tepat waktu. Korban harta benda yang terjadi tentu membuat kita trenyuh dan merasa sedih.

Juhar termasuk desa besar yang padat penduduk. Kebanyakan rumah masih terbuat dari kayu sehingga mudah sekali api membesar dan menjalar.

Sudah saatnya dipikirkan membuat penanggulangan sendiri terhadap desa-desa semacam ini. Jika pemerintah tidak terpikir ada baiknya masyarakat berswadaya membuat sarana pemadam kebakaran sendiri. Sekedar contoh dari beberapa yang sudah membuat mobil pemadam kebakaran sendiri. Mereka mengadakan dari barang-barang bekas yang harganya tidak terlalu mahal.

Mobil truk Dyna bekas, tangki minyak ukuran 5 ribu atau 10 ribu Liter dan mesin pompa yang dilekatkan ke mobil. Harganya tidak terlalu mahal, apalagi kalau mau berupaya mencari dan merakit sendiri. Saat ini, banyak orang Karo yang buka perbengkelan hingga ke pedesaan sehingga untuk merakit mobil tangki seperti ini tentu tidak akan susah. Pengalaman beberapa orang menunjukkan biayanya tidak sampai Rp. 50 juta. Bandingkan dengan biaya guro-guro aron kerja tahun Juhar Agustus tahun lalu yang, menurut salah seorang panitia kepada Sora Sirulo, menghabiskan dana Rp. 90 juta.

Perangkat ini dapat dipakai bersama oleh desa-desa berdekatan sehingga biaya pembuatan dan operasionalnya bisa menjadi ringan. Demi kelancaran perangkat, tentu diperlukan pengecekan secara berkala.
sumber : sorasirulo

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kab. Karo, Momo Man Banta. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *