PP TEMBAKAU DORONG DIVERSIFIKASI PRODUK

MedanBisnis – Jakarta. Staf Ahli Menteri Kesehatan Bidang Medico Legal Prof Budi Sampurna mengatakan Peraturan Pemerintah Nomor 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Tembakau Bagi Kesehatan mendorong diversifikasi produk tembakau.
“Pada pasal 58 PP 109 Tahun 2012 disebutkan diversifikasi produk tembakau dilakukan oleh Menteri Kesehatan, menteri terkait, kepala badan, pemerintah daerah dan masyarakat,” kata Budi Sampurna di Jakarta, Jumat (11/1).

Budi mengatakan pengembangan diversifikasi produk tembakau merupakan upaya untuk melindungi kelestarian tanaman dan petani tembakau. Dia juga menegaskan bahwa PP tersebut tidak akan mematikan petani tembakau karena tidak melarang pertanian tembakau.

Bahkan dalam penjelasan umum PP itu disebutkan tetap menjamin kelestarian tanaman tembakau dengan tetap mengupayakan pengembangan mutu tanaman tembakau agar dapat bersaing dengan mutu tembakau impor dan mampu memenuhi kebutuhan tembakau bagi industri rokok dalam negeri. “Selama ini, tembakau di Indonesia kualitasnya kurang bagus sehingga harganya sering turun dan petani menjadi rugi,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Advokasi Komisi Nasional Pengendalian Tembakau Tulus Abadi mengatakan Tuhan tidak akan menciptakan sesuatu bila tidak ada manfaatnya.
“Sayangnya, tembakau saat ini dimanfaatkan sebagai racun. Dengan pengembangan diversifikasi produk tembakau diharapkan bisa ditemukan produk lain yang lebih bermanfaat,” katanya.

Sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah menandatangani peraturan pemerintah mengenai tembakau yang tertuang dalam PP Nomor 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Tembakau Bagi Kesehatan.(ant)
sumber: medanbisnisdaily

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *