POLSEK SUNGGAL BONGKAR SINDIKAT CURANMOR

MEDAN (Waspada): Tim Khusus (Timsus) Reskrim Polsek Sunggal membongkar sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) antar provinsi.  Dalam penyergapan yang dilakukan secara terpisah, Kamis (10/1), polisi berhasil menangkap tujuh tersangka.

Informasi yang diperoleh Waspada di lapangan, para tersangka yang ditangkap yakni, BS, 25, penduduk Pulo Brayan; OK. MKA, 27, (PNS) penduduk Jln. Gatot Subroto, Kelurahan Sei Sikambing C, Kecamatan Medan Helvetia; Rdn, 26, penduduk Jln. Setia, Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Medan Sunggal; SS, 35, penduduk Jln. Murni, Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Medan Sunggal; BF, 26, penduduk Jln. Abadi, Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Medan Sunggal; Rn, 52, penduduk Jln. Abadi, Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Medan Sunggal. Dari para tersangka, polisi menyita barang bukti berupa sepedamotor Kawasaki Ninja BK 6991 BF dan kunci letter T.

Sedangkan tersangka HS, 29, penduduk Jln. Lembaga Pemasyarakatan, Tanjunggusta ditangkap di sebuah rumah Jln. Setiabudi Medan. Selain menangkap tersangka HS, polisi menyita dua sepedamotor, sejumlah spare parts sepadamotor, belasan plat BK dan lainnya.

Kapolsek Sunggal Kompol M. Luther Dachi, SH, SSos didampingi Kanit Reskrim Iptu Bambang Gunadi Hutabarat, SH, MH dan Panit Reskrim Aiptu G Manalu, SH mengatakan, terbongkarnya sindikat curanmor tersebut bermula ketika polisi melakukan operasi hunting di kawasan Ringroad, Medan Sunggal. Saat itu, tersangka OK. MKA ditangkap karena mengendarai sepedamotor tanpa dilengkapi dokumen kendaraan.

Kemudian, polisi melakukan pengembangan dan menangkap tersangka berinisial BS. Setelah itu, polisi menciduk tersangka Rdn, SS, BF, Rn. Ketika diinterogasi, tersangka BS mengaku sudah lebih tujuh kali melakukan pencurian sepedamotor di Medan. Seluruh sepedamotor hasil curian tersebut dijual ke Aceh.

Sementara tersangka HS mengaku sudah belasan kali melakukan pencurian sepedamotor di wilayah hukum Polresta Medan. Sepedamotor yang dicuri tersebut dijual kepada penadah di Medan dan Aceh.

Polsek Medan Kota

Sebelumnya, Polsek Medan Kota menangkap empat tersangka curanmor dari kawasan Jln. Pintu Air I Gg. Langgar. Keempat tersangka yakni Sy, 29, warga Jln. Brigjen Katamso Gg. Kenanga; BN, 26, warga Jln. Brigjen Katamso Gg. Indra; ZA, 19, warga Jln. Pintu Air I dan AW, 17, warga Jln. Pintu Air.

Kapolsek Medan Kota Kompol Sandy Sinurat mengatakan kepada wartawan, Rabu (9/1), dari keempat tersangka disita tiga sepedamotor yakni Mio Sporty merah BK 5369 LD, Mio Soul merah BK 2632 ABG dan Smash hitam biru tanpa nomor polisi. “Penangkapan keempat tersangka bermula dari informasi masyarakat. Kemudian, polisi menindaklanjutinya hingga dilakukan penggerebekan,” ujarnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, kata Sandy, tersangka berdalih hanya meminjam sepedamotor. Setelah didalami, ternyata mereka bermaksud menjual sepedamotor tersebut. “Sepedamotor Mio Sporty merah tidak sesuai dengan nomor rangka yang tertera di STNK,” katanya seraya menambahkan keempat tersangka dikenakan pasal 372, 363 sub 480 KUHPidana.

Sandy mengimbau pemilik sepedamotor Mio Sporty BK 5369 LD agar datang ke Mapolsek Medan Kota dengan membawa suratsurat kendaraannya.

Sedangkan tersangka Sy mengatakan, sepedamotor Mio Sporty itu merupakan barang gadaian dari tetangganya Ragil, warga Jln. Brigjen Katamso Gang Kuali. “Dia (Ragil) menggadaikan sepedamotor itu ke saya Rp500 ribu dengan alasan sakit,” sebutnya.

Narkoba

Di tempat terpisah, Polsek Sunggal menangkap dua tersangka yang menyimpan satu bungkus ganja dalam gulungan uang kertas pecahan Rp2.000, Rabu (9/1) malam.

Tersangka yang menyimpan ganja di celana dalamnya ini, ditangkap di kawasan Ringroad, Medan Sunggal. Kedua tersangka yakni H, 25, dan Hsd, 23, penduduk Jln. Bunga Asoka, Gg Bersama, Kelurahan Asam Kumbang, Kecamatan Medan Selayang.

Kapolsek Sunggal Kompol M Luther Dachi, SH, S.Sos, didampingi Kanit Reskrim Iptu Bambang Gunadi Hutabarat, SH, SH dan Panit Reskrim Aiptu

G. Manalu, SH mengatakan, awalnya polisi menghentikan tersangka yang mengendarai sepedamotor.

Ketika dihampiri, tersangka H berusaha melarikan diri. Namun polisi berhasil menangkap tersangka. Saat digeledah, polisi menemukan daun ganja yang disimpan di celana dalam dan satu batang rokok bercampur daun ganja.

Tersangka H mengaku membeli daun ganja seharga Rp5.000 untuk dipakai sendiri. Dalam kasus itu, kedua tersangka dijebloskan ke dalam tahanan Mapolsek Sunggal. (m36/m27)
sumber: waspadamedan

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *