POLISI MINTA KETERANGAN SAKSI AHLI DARI BULOG

Kasus Beras Oplosan

Medan, (Analisa). Penyidik Subdit I/Iindag Direktorat Reserse dan Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Sumut fokus melakukan penyelidikan terhadap kasus beras oplosan yang diamankan dari gudang Jalan Kayu Putih, Kecamatan Medan Deli, Rabu (9/1).
“Kita saat ini meminta keterangan saksi ahli dari Badan Urusan Logistik (Bulog), sebab masalah yang berkaitan dengan ekonomi perlu pendalaman serta banyak yang harus ditinjau,” kata Direktur Reskrimsus Polda Sumut, Kombes Sadono Budi Nugroho usai salat Jumat di Mapolda Sumut, (11/1).

Disinggung dua orang yang diamankan saat penggerebekan yaitu H Alias Aseng, pemilik gudang sekaligus distributor dan seorang karyawannya, SJ yang bertugas di bagian penghitungan, Sadono menyebutkan masih berstatus saksi.

“Namun besar kemungkinan akan dijadikan tersangka, terutama Aseng selaku orang yang bertanggung jawab,” sebutnya.

Didesak alasan keduanya belum dijadikan tersangka, Sadono menerangkan, untuk menentukan itu harus menunggu keterangan saksi ahli. “Memang, alat bukti dan perbuatan memang sudah ada dan tinggal menunggu hasil pemeriksaan dari saksi ahli. Sebelumnya empat orang juga sudah diminta keterangan,” urainya.

Soal dugaan keterlibatan oknum Bulog dalam kasus pengoplosan beras tersebut, Sadono mengaku belum mengetahuinya namun akan ditelusuri berbagai kemungkinan.

Seperti diberitakan, petugas Subdit I/Iindag Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus Polda Sumut, menggerebek gudang pengoplosan beras Bulog di gudang Jalan Kayu Putih, Kecamatan Medan Deli, Rabu (9/1).

Petugas menyita 20 ton beras yang sudah dioplos bermerk kuku Balam 30 Kg, kemasan gambar dua apel. Kemudian, beras Bulog 200 ton dan beras tanpa merk 300 ton berikut dokumen-dokumen.

Saat digerebek, sedang terjadi pengoplosan dari beras Bulog ukuran 50 Kg dengan beras tanpa merk ukuran 50 Kg yang dibeli dari Jakarta, kemudian dioplos ke goni ukuran 30 Kg dengan merk “kuku balam” bergambar dua apel.

Hasil oplosan itu dijual ke wilayah Sumut khususnya Medan dengan harga per karung ukuran 30 kg Rp.260.000. (hen)
sumber: analisadaily

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *