NYURI, SERTU IRFANDI BONYOK

BINJAI-PM; Sersan Satu (Sertu) Irfandi (26) tak berkutik ketika dibalbal massa. Personil Korem 023/Sibolga ini ketangkap maling dompet di rumah salah seorang warga. Ketika dipreteli, dari jok keretanya ditemukan 10 ATM dan 5 buku tabungan, disyaki milik korbannya.

Personil Polsek Binjai Utara kerepotan mengamankan seorang pelaku pencurian, Kamis (10/1) siang. Seorang pria berambut cepak tengah dikerumuni warga Jalan Linggis, Kel. Cengkeh Turi, Kec. Binjai Utara yang tengah emosi.

Warga baru saja menangkapnya usai mencuri dompet dari kediaman Ngatiya (45) warga Jalan Linggis. Tertangkapnya Sertu Irfandi menguatkan dugaan warga kalau dialah pelaku yang kerap beraksi di wilayah Binjai Utara. Sebab saat diperiksa, di dalam tas ransel warna hitam yang disembunyikan di dalam jok kreta ditemukan, 10 ATM dan 5 buku tabungan milik korbannya.

Sebelum tertangkap warga, Sertu Irfandi menyambangi kediaman Ahmad, berada tak jauh dari rumah Ngatiyah. Namun, saat hendak membuka pintu rumah Ahmad, aksinya diketahui dan ditegur oleh pemilik rumah.

“Awalnya rumah aku yang mau dimasukinya. Tapi, karena pintu rumah kami dobel jadi dia susah membukanya. Akhirnya, ketahuan sama aku dan aku tegur dia,” kata Ahmad.

Karena aksinya diketahui, tersangka malah berpura-pura mencari rumah Sobirin. “Eh, saat aku tegur, katannya dia cari rumah Sobirin, yang berada di sebelah rumahku. Aku bilang aja di sebelah rumahnya,” aku Ahmad.

Namun, bukannya pergi meninggalkan kampung itu. Sertu Irfandi, malah mengulangi aksinnya di rumah Ngatiya, berada tak jauh dari rumah Ahmad. Kali ini, aksinya benar-benar diketahui warga sekitar.

Ketika hendak membawa dompet milik korbannya. Tersangka yang saat itu hendak lari menggunakan kereta mio berwarna putih, langsung ditangkap oleh Benyamin (30) menantu korban.

Saat ditanya, tersangka berkelit dan mengaku mencari Julham, rekannya yang sudah lari duluan. Namun, tersangka tidak bisa berkelit lagi ketika digeledah di dalam celananya terselip dompet milik korbannya.

“Pertama mau berkelit dia. Katanya, Julham, kawannya yang menjebak dia. Eh, ketika kami geledah, ternyata di dalam celananya diselipkan dompet mertua saya,” sambung Benyamin.

Tak pelak, warga yang emosi langsung mendaratkan beberapa pukulan ke wajah tersangka. Namun, aksi pemukulan itu terhenti dengan kehadiran polisi yang menerima laporan dari masyarakat.

Terlebih, setelah diketahui kalau tersangka merupakan salah satu anggota TNI, dengan ditemukanya kartu tanda anggota di dompetnya. Beserta barang bukti berupa dompet dan kereta miliknya. Tersangka digiring ke Polsek Binjai Utara, untuk diperiksa.

Di Mapolsek, tersangka kembali berdalih kalau dirinya tidak mengambil dompet tersebut. Menurutnya, dia dijebak oleh salah seorang temannya yang bernama Julham. “Aku cuma cari Julham, dia tadi sama aku. Yang mengambil dia, dan aku tadi hendak menangkapnya,” elak Sertu Irfandi, membela diri.

Tidak hanya itu, dia juga mengakui jika dirinya tentara dan tidak mungkin melakukan perbuatan tersebut. “Nggak mungkinlah aku buat kayak gitu. Aku ini oknum TNI pak,” kata dia lagi.

Namun pertugas tidak percaya begitu saja. Meski pelaku merupakan salah satu oknum TNI, petugas mengeledah jok keretannya. Ternyata benar saja kecurigaan petugas. Di dalam tas miliknnya, petugas menemukan baranga bukti lain berupa beberapa ATM dan buku tabungan milik mangsanya. (bam/bud)

Beraksi Pakai Jimat

Tertangkapnya tersangka Sertu Irfandi, membuat Polsek Binjai Utara dipadati warga yang mengaku telah menjadi korban oknum TNI itu. Saat melakukan aksinya, polisi menemukan sebuah jimat dalam sebuah kertas yang berisi ayat-ayat.

Keadaan Polsek yang biasanya sunyi kini menjadi ramai dengan kehadiran warga tersebut. Selain kehadiran warga sekitar, tampak juga petugas Sub Denpom Binjai, yang hendak mengamankan tersangka.

Ternyata, diantara warga tersebut ada beberapa orang yang mengaku pernah melihat tersangka dan memang tersangkalah yang kerap beraksi di daerah sekitar.

“Iya, memang dia ini pelaku yang selama ini melakukan pencurian di daerah Binjai Utara. Buktinya, di dalam tasnya ada dompet Novalinda, istriku yang baru saja hilang dicuri beberapa hari lalu,” celoteh Indra warga Jalan Jawa, Kel. Kebun Ladan, Kec. Binjai Utara.

Selain ditemukannya dompet milik istrinya, keyakinannya pun semakin kuat dengan ciri-ciri orang yang masuk ke rumahnya dan kendaraan yang ditemukan. “Yakin kali aku, karena wajahnya yang saat itu aku pergoki sama dengan dia dan kereta yang dipakai juga sama,” cetusnnya.

“Namun saat dia sudah keburu kabur dan kami langsung membuat laporan ke Polsek Binjai Utara. Untunglah dia sudah ditangkap, karena perbuatannya sangat meresakan warga sekitar. Resah kali warga sini. Soalnya, sudah sering kali warga sini kehilangan,” bilang dia.

Kapolsek Binjai Utara Kompol Widia mengatakan, pihaknya masih memeriksa tersangka dan meminta keterangan dari beberapa saksi. Karena, memang banyak warga yang sudah kehilangan di sini. “Kita periksa dulu saksi dan kita mintai keterangan dari tersangka sendiri ya,” kata Widia.

Untuk selanjutnnya, ujar wanita berparas manis ini, pihaknnya akan menyerahkan permasalahan ini ke Sub Denpom Binjai. Karena tersangka merupakan salah satu anggota oknum TNI. “Setelah kita periksa disini. Kita akan menyerahkan tersangka Denpom Binjai, karena kita menemukan kartu anggota dari tersangka,” kata dia.

Sejauh ini, dijelaskannya, setelah kita periksa di dalam tas milik tersangka. Pihaknnya menemukan beberapa ATM, KTP dan buku tabungan serta beberapa kertas yang diduga milik dari para korbannya. “Ada sedikitnnya 10 ATM, 5 buku tabungan, beberapa KTP dan kita temukan tulisan ayat-ayat di selembar kertas,” tegas Widia. (bam/bud)
sumber: posmetro

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *